kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.552
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS609.032 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Asa pengemudi Bajaj di tengah serbuah online

Selasa, 09 Januari 2018 / 22:35 WIB

Asa pengemudi Bajaj di tengah serbuah online

JAKARTA,14/08-PENERTIBAN PARKIR LIAR. Petugas Dinas Perhubungan menilang pengendara bajaj yang terparkir sembarang tempat di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Senin (14/08). Penertiban kerap dilakukan karena maraknya kembali parkir liar dan pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan di beberapa wilayah tertentu. KONTAN/Fransiskus Simbolon/14/08/2017

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bajaj merupakan salah satu moda transportasi umum yang masih menjadi pilihan warga Jakarta. Para pengemudi bajaj masih bertahan di tengah serbuan transportasi berbasis online. Salah seorang pengemudi bajaj, Samari ingin pemerintah tak membedakan bajaj dengan angkutan umum lainnya.

Ia meminta pemerintah mengizinkan bajaj melintasi ruas protokol di Jakarta. Meskipun di dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, roda tiga tidak tergolong angkutan umum. Selain itu, selama ini bajaj dianggap sebagai angkutan lingkungan dan hanya diperbolehkan melintas di jalan lingkungan.

"Kami ada (membayar) pajak tahunan, ada pajak KIR yang enam bulan sekali (harus dibayar). lagi pula kami ini kan transportasi umum bukan pribadi, jadi adilnya harusnya kami juga boleh melintas (jalan protokol)," ucap Samari yang kerap mangkal di depan Djakarta Theater kepada Kompas.com, Selasa (9/1/2018).

Samari yang juga anggota Komunitas Bajaj Gas (Kobagas) itu menjelaskan, larangan bajaj melintas di jalan protokol saat ini sudah tidak efektif. Sebab persaingan mencari nafkah semakin sulit sejak adanya ojek online. Belum lagi dengan harga bahan bakar yang terus meningkat.

"Kalau diizinkan melintas, kami senang. Kami tidak perlu berputar jauh mencari jalan alternatif yang bikin bensin malah cepat habis. Selama 11 tahun saya menarik bajaj, belum pernah kami diizinkan beroperasi melintas di jalan protokol," kata Samari.

Ilham, sopir bajaj lainnya, mengungkapkan keinginaannya dapat melintasi Jalan MH Thamrin. Terlebih, Mahkamah Agung (MA) membatalkan peraturan gubernur pelarangan motor di sana. Dengan demikian, lanjutnya, pendapatan yang akan diterima pengemudi bajaj lebih baik.

Dibuatkan selter

Selain menanggapai pencabutan larangan sepeda motor, para pengemudi bajaj yang beroperasi di kawasan MH Thamrin berharap pemerintah memperhatikan fasilitas mereka beroperasi. Salah satunya selter untuk mereka menunggu pelanggan.

"Kami ini sebenarnya tidak enak hati sering disebut bikin macet karena harus mangkal di pinggir jalan, tetapi mau (parkir) di mana lagi, tidak ada lokasi lain," ujar Samari.

Samari mengatakan, selama ini sebenarnya para sopir bajaj enggan mengetem di pinggir jalan lantaran harus kucing-kucingan dengan petugas Dinas Perhubungan. Namun, mereka terpaksa berhenti sembarangan karena banyak pelanggan di kawasan tersebut.

"Kalau mau dibilang capek, ya capek, Mas. Kami ini sudah capek kalau kena (penertiban) Dishub harus bayar lagi," kata Samari.

Menurutnya selter juga bisa menjadi tempat istirahat para pengemudi bajaj. Selain itu, selter membuat bajaj tidak berhenti sembarangan di badan jalan.

Hal senada juga disampaikan Ujang, sopir bajaj bahan bakar gas yang biasa melayani pelanggan di kawasan Tanah Abang. Ujang mengatakan, selter bisa menghemat penggunaan bahan bakar. 

"Kalau (berhenti) di pinggir jalan, kan, tidak boleh, otomatis bajaj kami harus jalan terus, itu yang buat kami boros gas. Karena kalau kami mau isi gas itu lokasinya jauh, paling dekat di Monas, tetapi itu pun sering rusak. Akhirnya kami terpaksa lari ke Pulogadung," kata Ujang. (Stanley Ravel) 

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Keinginan Sopir Bajaj Dapat Lintasi Jalan Protokol hingga Dibuatkan Selter


Sumber : Kompas.com
Editor : Rizki Caturini

DKI JAKARTA

Berita terbaru Regional

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]