kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Merokok sembarang kena denda Rp 1 juta di Sukabumi

Kamis, 12 Januari 2017 / 16:47 WIB

Merokok sembarang kena denda Rp 1 juta di Sukabumi
Berita Terkait

SUKABUMI. Pemerintah Kota Sukabumi tidak segan menjatuhkan sanksi tegas kepada para perokok yang melanggar Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan denda Rp1 juta.

"Bagi warga umum yang tertangkap tangan merokok di tujuh lokasi KTR akan didenda Rp1 juta, sementara untuk satuan unit kerja atau perusahaan yang sengaja mendiamkan karyawan melanggar perda tersebut akan didenda Rp2 juta," kata Wali Kota Sukabumi, M Muraz di Sukabumi, Kamis (12/1).

Selain itu, jika tidak bisa membayar denda, sanksi yang akan dijatuhi ke pelanggar adalah kurungan penjara satu bulan untuk warga umum, sementara unit satuan kerja dan perusahaan selama dua bulan.

Perda yang berlaku sudah tiga tahun ini masih kurang diindahkan oleh warga yang ada di Kota Sukabumi, maka dari itu pemkot setempat secara tegas menginstruksikan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai lembaga penegak perda untuk menegakkan aturan tersebut.

Adapun tujuh KTR tersebut yakni antara lain fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses kegiatan belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, serta tempat umum lainnya.

"Diterbitkan dan diberlakukannya perda ini bukan untuk dipermainkan, tapi untuk diterapkan serta dilaksanakan oleh semua pihak, baik oleh seluruh aparat SKPD maupun intansi lainnya serta masyarakat umum," tambahnya.

Muraz mengatakan penegakan Perda ini bertujuan untuk mengurangi jumlah perokok dan juga menekan pencemaran udara yang diakibatkan asap rokok serta untuk mewujudkan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Di sisi lain, pihaknya merasa miris dengan banyak pelajar yang sudah berani merokok di sembarang tempat padahal masih menggunakan seragam sekolah. Untuk itu, ia mengimbau kepada setiap guru jika melihat ada anak didiknya merokok agar diberikan sanksi pembinaan untuk membuat efek jera.


Sumber : Antara
Editor: Yudho Winarto

LARANGAN MEROKOK

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0524 || diagnostic_web = 0.2137

Close [X]
×