: WIB    —   
indikator  I  

Pemasukan dari penunggak sewa rusun DKI baru RP 6M

Pemasukan dari penunggak sewa rusun DKI baru RP 6M

KONTAN.CO.ID - Pemasukan ke kas DKI Jakarta dari warga yang menunggak sewa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) baru sekitar Rp 6 miliar. Sementara itu, total jumlah tunggakan sewa rusun mencapai Rp 33 miliar.

Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban, dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti, mengatakan, sudah ada pemasukan sampai Rp 6 miliar per 23 Agustus kemarin.

Setelah 23 Agustus masih dimungkinkan penunggak melunasi sewa rusun. Namun, Dinas Perumahan baru akan memperbarui data pemasukan dari tunggakan sewa pekan depan.

Menurut Meli, cukup banyak penunggak rusun yang sudah melunasi tunggakan sewa unit yang mereka tempati. "Dengan kami terbitkan peringatan-peringatan, (penunggakan) sudah mulai menurun. Dengan diterbitkannya surat peringatan pertama saja, itu sekitar 20%-30% mereka sudah membayar," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/8).

Ada pula penindakan terhadap penghuni rusun yang merupakan warga umum atau para penghuni yang bukan merupakan warga relokasi dari pinggir sungai. Mereka  dikeluarkan unit hunian karena tidak melunasi tunggakan tiga bulan berturut-turut dan telah diberi peringatan melalui beberapa tahapan.

"Kalau warga umum sudah ada yang dikosongkan. Beberapa lokasi seperti di Marunda itu sudah dikosongkan, sekitar 55 unit kalau menurut laporan di Marunda," kata Meli. (Nursita Sari)

Berita ini telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul: Pemasukan dari Penunggak Rusun di DKI Baru Rp 6 Miliar


SUMBER : Kompas.com
Editor Rizki Caturini

INFRASTRUKTUR DAERAH

Feedback   ↑ x
Close [X]