: WIB    —   
indikator  I  

Pertamina bangun MCK untuk pengungsi Gunung Agung

Pertamina bangun MCK untuk pengungsi Gunung Agung

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina kembali menyalurkan bantuan bagi pengungsi Gunung Agung. Kali ini, Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Bali Nus melalui Pertamina Peduli menyerahkan bantuan fasilitas MCK sebanyak 10 unit untuk pengungsi yang berlokasi di Posko pengungsian desa Ulakan,kecamatan Manggis, kabupaten Karangasem pada Jumat (6/10).

Bantuan Ini diserahkan langsung oleh GM Pertamina MOR V Herman M Zaini kepada camat Manggis Ida Nyoman Astawa SSTP. "Alhamdulillah selesai dibangun dan sudah bisa dipergunakan oleh pengungsi. MCK merupakan kebutuhan yang tak kalah pentingnya setelah bahan makanan pokok. Semoga bisa bermanfaat," ujar GM Pertamina MOR V Herman M Zaini dalam siaran pers pada Jumat (10/6).

Selain Itu Pertamina Peduli juga melakukan support ke tujuh posko utama dengan menyalurkan LPG 12 kg dan 50 kg ke posko Utama untuk kemudian didistribusikan Kepada posko pengungsian yang lain .

Sebanyak tujuh Posko utama tersebut adalah: Posko Swecapura - Klungkung, posko Ulakan - Karangasem, Posko Tanah Ampo/Manggis - Karangasem, Posko Rendang - Karangasem, Posko Tembok - Buleleng, Posko Les - Buleleng Dan Posko Sambirenteng - Buleleng . Pertamina juga telah mengkonversi kompor Minyak Tanah milik TNI di posko Swecapura. Selanjutnya akan dikonversi kompor minyak tanah yang berada di Posko Les.

Dari tanggal 22 September hingga 4 Oktober 2017, Pertamina telah menyalurkan sejumlah 237 tabung LPG 12 kg , 40 tabung Bright gas 5,5 kg dan 12 tabung LPG 50 kg .Di luar bantuan di atas, Pertamina juga telah menyalurkan bantuan berupa Sembako,selimut ,kasur,obat obatan dan perlengkapan kebutuhan sehari Hari.

Program Pertamina Peduli sebagai bagian dari BUMN Peduli merupakan komitmen Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan Corporate Social Responsibility dan merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap para pengungsi di masa tanggap darurat.


Reporter Febrina Ratna Iskana
Editor Sanny Cicilia

CSR

Feedback   ↑ x
Close [X]