Ada asesmen nasional untuk SMA, PTM terbatas di Jakarta dihentikan 4 hari

Minggu, 26 September 2021 | 15:42 WIB Sumber: Kompas.com
Ada asesmen nasional untuk SMA, PTM terbatas di Jakarta dihentikan 4 hari

Siswa mengikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMK Negeri 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (21/9/2021).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di DKI Jakarta dihentikan sementara karena ada proses asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) untuk jenjang pendidikan tingkat SMA. 

"Besok (Senin) itu itu kan jadwal berbarengan dengan asesmen nasional berbasis komputer. ANBK tingkat SMA, nah kita sudah menjadi kebijakan dari Dinas Pendidikan ketika ANBK berlangsung maka PTM tidak dilaksanakan," ujar Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dihubungi melalui telepon, Minggu (26/9). 

Penghentian sementara tidak hanya dilakukan di jenjang pendidikan SMA saja, melainkan di seluruh jenjang pendidikan lainnya seperti SMP, SD dan PAUD. 

Taga mengatakan, proses PTM kembali dilanjutkan setelah ANBK berakhir. ANBK, ujar dia, akan berlangsung selama 4 hari terhitung 27-30 September 2021. 

"Jadi nanti (PTM kembali) dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober, karena 27-30 September itu pelaksanaan ANBK tingkat SMA, kenapa? Karena kita masih PPKM level 3, kita menghindari kerumunan yang begitu banyak," ujar dia. 

Baca Juga: Sekitar 15% remaja usia 12-18 tahun di Jakarta belum divaksinasi Covid-19

Taga mengatakan, di luar proses ANBK, proses PTM akan dilanjutkan dengan penambahan 899 sekolah yang akan menggelar tatap muka terbatas. 

Sehingga pada 1 Oktober nanti, ada 1.509 sekolah yang akan menggelar tatap muka dari jumlah sekolah sebelumnya 610 ditambah 899 sekolah baru. 

"Untuk persiapan, tentu secara infrastruktur kesiapan para guru, kurikulum sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga muncul angka (penambahan sekolah) 899," ujar dia. 

Sebagai informasi, Dinas Pendidikan DKI Jakarta resmi menambah daftar sekolah yang akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. 

Penambahan sekolah yang menggelar PTM itu tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 984 Tahun 2021 tentang penetapan satuan pendidikan yang melaksanakan PTM terbatas masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). 

"Menetapkan satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka pembelajaran campuran tahap II pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sebagaimana tercantum dalam lampiran I dan lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala Dinas Pendidikan ini," tulis SK yang diteken Kepala Disdik DKI Nahdiana Jumat (24/9). 

Dalam lampiran I ditulis ada 809 sekolah umum dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK. 

Sedangkan lampiran II merupakan daftar sekolah madrasah yang ikut melaksanakan PTM tahap II. 

Tertulis ada 90 madrasah, mulai dari tingkat RA, MI, MTs, dan MA. Total keseluruhan yang ikut proses PTM tahap II yaitu 899 sekolah dan madrasah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK"

Penulis : Singgih Wiryono
Editor : Sandro Gatra

Selanjutnya: Kemendikbud Ristek mencatat ada 222 guru an 156 siswa yang positif Covid-19

 

Editor: Herlina Kartika Dewi
Terbaru