kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Banjir melanda 7 desa di Tapanuli Tengah, dua orang meninggal


Rabu, 29 Januari 2020 / 13:55 WIB
Banjir melanda 7 desa di Tapanuli Tengah, dua orang meninggal
ILUSTRASI. Warga mengabadikan kondisi air di Bendung Katulampa yang mencapai ketinggian 170cm atau siaga 2 banjir, Bogor, Rabu (01/01).

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 7 desa di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara diterjang banjir, Rabu (29/1/2020). Banjir terjadi lantaran tingginya intensitas hujan.

Akibat bencana tersebut, dua warga meninggal dunia dan sedikitnya 22 orang mengalami luka-luka. Banjir di Tapanuli menerjang 700 Kepala Keluarga (KK). Mereka tersebar di Desa Kampung Mudik, Desa Pasar Terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Ujung Batu, Kelurahan Batu Gerigis dan Kelurahan Padang Masiang.

Baca Juga: Proyek Terowongan Nanjung selesai, Jokowi: Banjir Bandung bisa berkurang

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo mengemukakan, banjir terjadi pada Rabu (29/1/2020) dini hari. "Tinggi air mencapai 2 hingga 2,5 meter," ungkap Agus dalam rilis tertulisnya.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Basarnas saat ini mengevakuasi para warga terdampak ke posko pengungsian BPBD. Proses evakuasi di lapangan, lanjut Agus, menghadapi beberapa persoalan.

Baca Juga: Anggaran normalisasi Kali Bekasi capai Rp 4,3 triliun untuk tiga tahun



TERBARU

[X]
×