Banjir melanda dua desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

Kamis, 11 November 2021 | 15:58 WIB   Reporter: Handoyo
Banjir melanda dua desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

ILUSTRASI. BMKG. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama/17

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hujan dengan intensitas sedang yang terjadi sejak Rabu (10/11) malam hingga Kamis (11/11) pagi menyebabkan banjir di dua desa yang berada di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Adapun dua desa tersebut antara lain desa Pagerejo kecamatan Ngadirojo dan desa Belah kecamatan Donorojo.

Merujuk data yang dikeluarkan Pusdalops BNPB pada Kamis (11/11) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 7 KK / 30 jiwa terdampak dan 7 unit rumah terendam banjir dengan tinggi muka air (TMA) 20-50 centimeter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Didik Alih Wibowo menyampaikan, banjir yang terjadi merupakan luapan dari anak sungai yang tidak mampu menampung air sehingga meluap hingga permukiman masyarakat.

“Pacitan dari malam hingga pagi hujan dengan intensitas sedang, kemudian terjadi penyumbatan pada selokan, sehingga mengalami kenaikan debit air dan meluap ke jalan dan permukiman penduduk. Meskipun sempat banjir, namun hanya terjadi sesaat karena hujan sudah reda dan langsung dilakukan pembersihan,” ujar Didik melalui sambungan telepon Kamis (11/11).

Baca Juga: Cuaca hari ini di Jabodetabek berawan, hujan ringan di sebagian wilayah

BPBD Kab. Pacitan terus mengupayakan penanganan dengan berkoordinasi dengan dinas terkait dan perangkat desa setempat untuk melakukan penanganan lebih lanjut, melakukan assessment, melakukan pembersihan sisa material dan mendistribusikan logistik kepada masyarakat terdampak.

Selain itu Didik menambahkan, BPBD telah membentuk tim yang ditempatkan di tiap kecamatan yang berada di Kab. Pacitan guna melakukan penanganan bencana tahap awal.

“BPBD membentuk Agen Siaga Bencana yang beranggotakan BPBD dan relawan lokal yang di tempatkan pada masing-masing kecamatan dengan tugas untuk mengedukasi dan melakukan penanganan bencana jika terjadi bencana di daerahnya. Mereka telah dibekali dengan pengetahuan evakuasi dan pengetahuan bencana,” tutup Didik. 

 

Selanjutnya: Kinerja Cikarang Listindo (POWR) Akan Tetap Kuat Ditopang Pulihnya Permintaan Listrik

Editor: Handoyo .
Terbaru