Peristiwa

Banyak tak pakai masker, ratusan wisatawan padati lereng Gunung Rinjani

Senin, 22 Juni 2020 | 14:50 WIB Sumber: Kompas.com
Banyak tak pakai masker, ratusan wisatawan padati lereng Gunung Rinjani

ILUSTRASI. Suasana di Sembalun, kaki gunung Rinjani, Lombok (14/9). KONTAN/Hendra Suhara - Sembalun adalah sebuah kecamatan di kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, 

KONTAN.CO.ID - LOMBOK TIMUR. Wisatawan memadati jalan wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (21/6/2020). Ratusan kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat menumpuk di jalanan.

Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Panca Warsa mengatakan, wisatawan mulai memadati kawasan itu sejak Sabtu (20/6/2020).

"Betul tumpah ruah di Pusuk Sembalun dari hari Sabtu sampai hari Minggu ini, hari ini ada sekitar 800 kendaraan" kata Panca saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (21/6/2020).

Panca menyebut, kawasan wisata itu dipadati wisatawan lokal. Sebagian besar merupakan pengendara roda dua. "Semua wisatawan lokal yang didominasi klub-klub motor, kalau wisatawan asing belum kami lihat ada yang berkunjung," kata Panca.

Baca Juga: Selain Gunung Prau, pendakian Gunung Gede Pangrango juga ditutup hingga Maret 2020

Menurut Panca, wisatawan lokal mengunjungi tempat wisata itu untuk berfoto di beberapa bukit yang ada di kawasan Pusuk Sembalun.  Di antaranya, Bukit Selong dan Bukit Pengasingan yang biasanya menjadi sasaran wisatawan untuk berfoto.

Banyak yang tidak pakai masker

Panca telah berkoordinasi dengan Koramil, Satpol PP Sembalun, dan Puskesmas Sembalun, untuk memberikan imbauan kepada pengunjung yang memadati kawasan wisata itu. Polsek Sembalun juga mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.  

Berdasarkan pantauan di lapangan, kata Panca, masih banyak pengunjung yang tidak memakai masker. Rindu suasana Sembalun Salah seorang wisatawan, Rahman mengaku, rindu dengan suasana Sembalun. Apalagi, cuaca di Sembalun cukup sejuk dan memiliki pemandangan nan asri.

"Sudah lama tidak ke sini, semenjak ada larangan gara-gara corona, ya kangen suasana sejuk Sembalun dan bisa melihat gunung," kata Rahman.

Selama di Sembalun, Rahman mengaku tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. Ia berharap kondisi wisata segera normal. "Selalu pakai masker, hand sanitizer juga bawa di tas," kata dia. (Penulis: Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid | Editor: Robertus Belarminus)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratusan Wisatawan Padati Pusuk Sembalun di Akhir Pekan, Didominasi Klub Motor",

 

Editor: Yudho Winarto


Terbaru