Jawa Barat

Bawa 150 Delegasi, Selangor Incar Peluang Investasi Baru di Jawa Barat

Kamis, 18 Juni 2026 | 19:41 WIB
Bawa 150 Delegasi, Selangor Incar Peluang Investasi Baru di Jawa Barat

ILUSTRASI. braga (dok./Wikipedia)


Reporter: Yudho Winarto  | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Invest Selangor Berhad menyiapkan delegasi beranggotakan sekitar 150 orang untuk mengikuti SIBS@ASEAN: Bandung Edition pada 9-10 Juli 2026 sebagai langkah memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi antara Selangor, Malaysia, dengan Jawa Barat.

Kegiatan yang akan berlangsung di Pullman Grand Central Bandung tersebut menjadi tonggak baru bagi Selangor International Business Summit (SIBS) karena untuk pertama kalinya forum bisnis itu diselenggarakan di luar Malaysia menjelang perayaan satu dekade penyelenggaraan SIBS pada Oktober 2026.

Baca Juga: Fase Daftar Sekolah SPMB Kaltara SMA dan SMK 2026: Jalur Afirmasi-Mutasi Dibuka

Chief Executive Officer Invest Selangor Berhad Dato' Hasan Azhari Hj. Idris mengatakan, penyelenggaraan SIBS@ASEAN di Bandung merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring ekonomi Selangor di kawasan Asia Tenggara.

"Bandung Edition menandai babak baru bagi Selangor International Business Summit, kini untuk pertama kalinya melangkah melampaui batas-batas Malaysia. Merayakan satu dekade keberhasilan SIBS, kami percaya inilah waktu yang tepat untuk membawa Selangor langsung ke hadapan para tetangga ASEAN kami," ujar Hasan Azhari dalam keterangannya Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan delegasi Selangor siap membangun kemitraan lintas negara, mendorong investasi baru, serta memperkuat posisi Selangor sebagai pintu gerbang bagi perusahaan yang ingin berekspansi ke pasar Asia Tenggara.

Baca Juga: Cuaca Bandung Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Meski Cerah!

Delegasi yang dipimpin Dato' Menteri Besar Selangor Dato' Seri Amirudin bin Shari itu terdiri atas pejabat pemerintah, pelaku usaha, asosiasi industri, dan investor dari berbagai sektor.

Bandung dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki karakteristik yang serupa dengan Selangor, yakni sebagai pusat industri dan inovasi yang didukung sektor manufaktur, teknologi digital, serta ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan akan mencakup pameran bisnis, forum investasi, serta kunjungan industri yang dirancang untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Pameran yang digelar bekerja sama dengan Tourism Selangor dan Education Malaysia Global Services (EMGS) akan menghadirkan sekitar 60 entitas berbasis di Selangor yang menawarkan peluang kemitraan di sektor pariwisata medis dan pendidikan.

Pada sektor pariwisata medis, Selangor akan mempromosikan layanan kesehatan bernilai tinggi yang mencakup rumah sakit swasta, fasilitas medis berteknologi modern, serta layanan bagi pasien internasional.

Baca Juga: Link Pengumuman SPMB Bersama DKI 2026 SMA Swasta, Hasil Keluar Pukul 17.00 WIB

Sementara itu, sektor pendidikan akan menampilkan berbagai peluang studi dan kerja sama akademik lintas negara.

Forum SIBS@ASEAN One-Day Forum yang berlangsung pada 9 Juli akan menjadi agenda utama dengan fokus pada penguatan kerja sama perdagangan dan investasi di sektor teknologi digital, pengembangan properti, manufaktur, dan logistik antara Selangor dan Jawa Barat.

Forum tersebut dijadwalkan dibuka oleh Menteri Besar Selangor Dato' Seri Amirudin bin Shari bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Agenda juga mencakup diskusi mengenai penguatan rantai pasok Malaysia-Indonesia, presentasi peluang investasi, serta penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah, pelaku industri, sektor pariwisata, dan institusi pendidikan dari kedua wilayah.

Pada hari kedua, delegasi akan mengikuti kunjungan ke berbagai sektor industri strategis di Jawa Barat untuk melihat langsung potensi investasi dan menjajaki peluang kerja sama dengan pelaku industri setempat.

Baca Juga: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Guyur 23 Kota Besar Hari Ini

Invest Selangor menyatakan penyelenggaraan SIBS@ASEAN: Bandung Edition merupakan bagian dari strategi memperkuat diplomasi ekonomi regional dan membuka koridor pertumbuhan baru di kawasan ASEAN melalui kolaborasi lintas negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru