kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

BPBD: Akibat kebakaran, 200 rumah rata dengan tanah di desa Sungai Bali, Kotabaru


Minggu, 24 November 2019 / 17:36 WIB
BPBD: Akibat kebakaran, 200 rumah rata dengan tanah di desa Sungai Bali, Kotabaru
ILUSTRASI. Ilustrasi pemadam kebakaran. KONTAN/Fransiskus Simbolon

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - BANJARMASIN. Kebakaran hebat melanda Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar, Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (24/11) dini hari. 

Data sementara yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, ada 200 rumah rata dengan tanah setelah api berkobar selama delapan jam. 

Baca Juga: APP Sinar Mas raih penghargaan di ajang Asian Sustainability Reporting Raring 2019

Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru, Russian Ahmadi Jaya mengatakan, kebakaran terjadi persis pada pukul 00.00 WITA, dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 08.00 WITA. Minimnya armada pemadam kebakaran membuat kebakaran sulit dipadamkan. Diketahui letak Pulau Sebuku yang lumayan jauh dari jalan raya. 

"Sebuku itu kan pulau, untuk menjangkau lokasi kebakaran petugas pemadam dari Kotabaru harus diangkut menggunakan Ferry," ujar Russian, saat dihubungi, Minggu. 

Akibat kejadian ini, seluruh rumah di Desa Sungai Bali hangus terbakar. Termasuk sebuah polsek dan asrama polisi. BPBD Kotabaru juga mendata, ada 750 jiwa yang terpaksa mengungsi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. 

Baca Juga: Tahun depan premi asuransi jiwa piproyeksi tumbuh 10%-14%

Petugas BPBD bersama Tagana dari Dinas Sosial Kotabaru mendirikan tenda untuk menampung para pengungsi. Bantuan untuk para korban kebakaran mulai berdatangan di posko utama. Saat ini yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi adalah tenda. BPBD Kotabaru bersama Dinas Sosial juga sudah mendirikan dapur umum untuk para korban. 

"Tadi kita langsung bikin posko bersama Dinas Sosial untuk para korban. Namun, saat ini kebanyakan korban masih mengais di sisa-sisa kebakaran mencari barang yang masih bisa digunakan," lanjut Russian. 

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dari Polres Kotabaru. Kerugian sendiri ditaksir mencapai Rp 5 miliar. (Andi Muhammad Haswar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Jam Api Hanguskan Satu Desa di Kotabaru, 200 Rumah Rata dengan Tanah"



TERBARU

[X]
×