BPH Migas Tinjau Kesiapan Pasokan Gas Bumi PGN Area Jateng-Jatim

Jumat, 29 April 2022 | 23:10 WIB   Reporter: Filemon Agung
BPH Migas Tinjau Kesiapan Pasokan Gas Bumi PGN Area Jateng-Jatim

ILUSTRASI. PGN - Kontan kilas online


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan untuk memastikan kesiapan pasokan gas bumi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk area Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Beberapa Kab/Kota yang menjadi wilayah tinjauan di area Sales Operation Regional III meliputi Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Semarang, Bojonegoro, Mojokerto, Gresik, Blora, Probolinggo, Magelang dan sekitarnya.

Saat ini, penyaluran gas bumi PGN di wilayah SOR III dilakukan untuk melayani kebutuhan 151.027 pelanggan dengan total volume 126 BBTUD.

Baca Juga: Laba Perusahaan Gas Negara (PGAS) Melonjak 92,68% di Kuartal Pertama 2022

Adapun sebagian besar pelanggan PGN merupakan pelanggan Rumah Tangga sebanyak 150.450 pelanggan; 576 merupakan segmen Komersial dan Industri serta terdapat 1 SPBG.

Komite BPH Migas Wahyudi Anas mengungkapkan, BPH Migas turun ke lapangan dalam hal memastikan penyediaan bahan bakar dan gas bumi untuk rumah tangga, pelanggan kecil maupun SPBG di Jawa Timur.

“Kunjungan difokuskan langsung dengan sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan gas bumi di kelompok masyarakat. Kita tinjau dari sisi hulu, kebutuhan gas selama Libur Lebaran (RAFI 2022), masih dapat terpenuhi dan ada beberapa industri yang libur lebaran sehingga alokasi untuk pelanggan kecil, rumah tangga dan BBG semua terjamin aman dan tidak ada pengurangan,” ujar Wahyudi dalam keterangan resmi, Kamis (28/4).

Wahyudi mengungkapkan, operasional  di Jawa Timur untuk sektor jargas, pelanggan kecil dan BBG menjadi prioritas. Dikarenakan sector tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tekanan operasi pada jaringan pipa yang dibutuhkan cukup rendah, sehingga dipastikan kondisi ini semua akan terjamin. 

“Kami tadi mengunjungi dan memastikan bahwa layanan gas di Rusun Penjaringan dan usaha UMKM Kampung Kue di Rungkut - Surabaya terlayani dengan baik. Meski saat ini Jawa Timur mengalami gangguan pasokan atau shortage dari sisi hulu, sektor rumah tangga tetap terjamin keamanan gasnya,” imbuh Komite BPH Migas Abdul Halim.

General Manager SOR 3 PGN Edi Armawiria menjelaskan, kebutuhan gas pelanggan industri dalam periode sekitar H-7 lebaran memang cenderung menurun, namun demikian PGN tetap menjaga stabilitas dan reliability penyaluran gas sehingga seluruh pelanggan tetap dapat terpenuhi kebutuhan gasnya.

Baca Juga: Fundamental Kuat, Analis: Saham PGN (PGAS) Berpeluang Masuk Indeks MSCI Lagi

Selama Periode Low Demand Lebaran, PGN terus berupa menjaga kehandalan baik dengan melakukan optimasi pola operasi di jaringan distribusi dan transmisi maupun upaya perkuatan infrastruktur salah satunya adalah membangunan pipa jumperline Tambak Lorok – Tambak Rejo, hal ini membawa dampak positip dimana pasokan dan pasar Jawa Timur – Jawa Tengah dapat diintegrasikan.

“Kami memastikan bahwa kegiatan operasional gas bumi berjalan aman selama libur idul fitri dan pelanggan dapat terlayani dengan baik,” ujar Edi.

Secara keseluruhan, Posko Satgas RAFI Subholding Gas 2022 bekerja 24 jam tersebar di 23 titik di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sorong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru