Buka Akses Komunikasi, BAKTI Kominfo Bangun 261 BTS 4G di Pegunungan Bintang Papua

Rabu, 20 April 2022 | 18:49 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Buka Akses Komunikasi, BAKTI Kominfo Bangun 261 BTS 4G di Pegunungan Bintang Papua

ILUSTRASI. Proyek BTS 4G BAKTI Kominfo di Papua.


KONTAN.CO.ID - JAYAPURA. Komunikasi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, pelan-pelan mulai terbuka. Proyek BTS 4G Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika atau BAKTI Kominfo satu per satu mulai beroperasi.

Kepala Dinas Kominfo Pegunungan Bintang Alferus Sanuari mengatakan, saat ini, sudah ada 10 BTS 4G yang beroperasi di kabupaten yang terletak di kawasan Pegunungan Tengah Papua tersebut. Sebanyak delapan di antaranya berdiri di Distrik Oksibil.

"Dari usulan kami 277 BTS, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyetujui 261 yang (jangkauan jaringannya) mencakup 277 kampung di 34 distrik," kata Alferus kepada wartawan di Jayapura, Rabu (20/4).

Hanya, Alferus mengungkapkan, setidaknya, ada tiga tantangan dalam pembangunan BTS 4G di Pegunungan Bintang. 

bakti kominfoBaca Juga: Dapat Dana APBN 11 Triliun, Realisasi Pembangunan BTS Desa 3T Tahap 1 Capai 86%

Pertama, cuaca. Setelah jam 11 siang, cuaca di kabupaten yang berbatasan dengan Papua Nugini itu bisa berubah dengan tiba-tiba. Ini menjadi hambatan bagi penerbangan yang membawa material proyek BTS 4G. "Untuk ke Pegunungan Bintang, hanya bisa lewat udara," ungkapnya.

Kedua, masyarakat. Menurut Alferus, masih ada masyarakat yang menolak pembangunan BTS 4G di wilayahnya. Untuk itu, "Kami melakukan komunikasi, memberikan pengertian bahwa pembangunan BTS untuk mereka juga," ujar dia.

Selain itu, dalam pembangunan BTS 4G, Pemerintah Pegunungan Bintang dan BAKTI Kominfo memberdayakan masyarakat sekitar. Sehingga, masyarakat bisa merasa memiliki infrastruktur telekomunikasi tersebut.

Selain itu, Alferus menyebutkan, Pemerintah Pegunungan Bintang juga meminta BAKTI Kominfo untuk memberdayakan pengusaha lokal dalam pembangunan BTS 4G. "Jangan sampai kami hanya menjadi penonton, dan sudah ada kontraktor lokal yang akan terlibat," katanya.

Baca Juga: Agar Sesuai GCG, Harus Ada Validasi Atas Pencapaian Pembangunan BTS BAKTI Kominfo

Ketiga, keamanan. Alferus menyatakan, situasi keamanan di daerah lain di Papua berpengaruh pula kepada pelaksanaan proyek BTS 4G di Pegunungan Bintang. "Ada rasa takut dan khawatir dari para pekerja proyek BTS," ujar dia.

Untuk itu, Pemerintah Pegunungan Bintang ikut mendampingi para pekerja saat melakukan pembangunan BTS 4G. Dan, meminta masyarakat untuk mendukung dan menjaga para pekerja yang sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi itu.

Karena itu, Alferus berharap, BAKTI Kominfo bisa menyelesaikan seluruh proyek BTS 4G di Pegunungan Bintang. "Supaya daerah-daerah blank spot di wilayah pegunungan bisa kita hilangkan," imbuh Alferus.  

Untuk membangun pemerataan infrastruktur telekomunikasi, BAKTI Kominfo tengah mempercepat pembangunan BTS 4G untuk wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal), termasuk di Papua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru