Jawa Tengah

Bupati Tegal Serahkan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ke Pekerja Sampoerna

Jumat, 28 Maret 2025 | 19:13 WIB   Reporter: Sri Sayekti
Bupati Tegal Serahkan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ke Pekerja Sampoerna

ILUSTRASI. Penyerahan BLT DBHCHT senilai Rp 600.000/orang tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, kepada perwakilan pekerja di fasilitas produksi SKT Sampoerna di Tegal, Kamis (27/3).


CUKAI ROKOK - JAKARTA. Sebanyak 499 pekerja di fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Tegal, Jawa Tengah, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT). Penyerahan BLT DBHCHT senilai Rp 600.000/orang tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, kepada perwakilan pekerja di fasilitas produksi SKT Sampoerna di Tegal, Kamis (27/3).

Sebelumnya, sebanyak 310 pekerja di fasilitas produksi Sampoerna yang sama, telah menerima BLT DBHCHT pada 22 Maret 2025.
Bupati Ischak menyatakan bahwa penyaluran BLT DBHCHT merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang terdampak kebijakan cukai.

Baca Juga: HM Sampoerna Realisasikan Investasi Pabrik SKT Baru di Blitar dan Tegal

Ischak menuturkan industri SKT memainkan peran penting dalam penerimaan negara melalui cukai hasil tembakau. Industri padat karya ini juga menciptakan ribuan lapangan kerja, termasuk bagi warga di Kabupaten Tegal dan jutaan orang secara nasional.

Menurutnya, sangat penting untuk menjaga keberlanjutan industri SKT dengan tetap memperhatikan kesejahteraan para karyawan. Pemerintah Kabupaten Tegal mengapresiasi industri SKT yang berkontribusi dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

"Terima kasih kepada Sampoerna yang menjadi tuan rumah penyaluran BLT DBHCHT. Penyaluran ini pertama bagi kami sejak dilantik. Sebentar lagi (Hari Raya) Idul Fitri, hari ini, penuh berkah," katanya.

Program BLT DBHCHT bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di industri tembakau. Program ini menjadi cara pemerintah untuk memastikan cukai hasil tembakau kembali ke masyarakat dalam bentuk yang memberikan manfaat langsung, termasuk untuk mendukung keberlanjutan ekonomi.

Di kesempatan yang sama, Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Arief Triastika, mengatakan bahwa Sampoerna berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Tegal, yang terus berupaya memberikan jaminan perlindungan usaha bagi pengusaha dan pekerja, demi menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Baca Juga: HM Sampoerna Dorong Kolaborasi Global untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Penyerahan BLT DBHCHT menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja dan usaha yang berkelanjutan. "Penyaluran BLT DBHCHT kepada para pekerja SKT Sampoerna, yang mayoritas adalah ibu-ibu dan perempuan, tentunya sangat bermanfaat untuk menunjang perekonomian keluarga," katanya.

Arief menuturkan Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul, termasuk bagi karyawan SKT, melalui berbagai peningkatan kompetensi agar dapat berkontribusi terhadap kemajuan individu, organisasi, dan negara yang turut berperan dalam mendorong perekonomian daerah dan nasional.

"Sesuai dengan prinsip panduan Sampoerna, yaitu Falsafah Tiga Tangan, kami berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan kami, termasuk bagi karyawan. Sampoerna senantiasa mendukung kesejahteraan karyawan, termasuk memberikan dukungan dalam hal pengembangan wirausaha bagi para pekerja SKT selepas waktu bekerjanya sehingga memberi dampak berganda bagi peningkatan roda perekonomian di lingkungan sekitar,” tutupnya.

Baca Juga: HM Sampoerna Dorong Ekspor Produk Tembakau Inovatif

Selanjutnya: Gempa Bumi Myanmar Rusak Bangunan, Ada Kekhawatiran Kondisi Bendungan Besar

Menarik Dibaca: Promo PSM Alfamart sampai 31 Maret 2025, Sunlight 600ml Jadi Rp 9.000-an

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
Survei KG Media
Terbaru