kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45709,09   6,67   0.95%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Demo 115, Polisi imbau warga tak terprovokasi info meresahkan


Jumat, 11 Mei 2018 / 10:00 WIB
Demo 115, Polisi imbau warga tak terprovokasi info meresahkan
ILUSTRASI. Raden Prabowo Argo Yuwono

Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono meminta warga tak mudah terprovokasi dengan informasi-informasi yang meresahkan seputar adanya Aksi Solidaritas Baitul Maqdis yang digelar di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5). 

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi yang didapat itu dari sumber-sumber terpercaya demi terciptanya iklim yang kondusif di Jakarta. 

"Intinya masyarakat jangan mudah percaya," kata Argo saat dihubungi. 

Salah satu informasi meresahkan yang beredar melalui aplikasi pesan singkat dan media sosial adalah tentang Jakarta berada dalam kondisi siaga satu. 

"Info akurat yang saya dapat dari Pak Purwono Basuki Polda Metro Jaya : Instruksi dari Bapak Kapolri untuk Brimob Nusantara ditarik ke Jakarta untuk mengamankan kegiatan alumni 212 yg rencananya mrk akan menggelar Sholat Subuh di Istiqlal berlanjut sampai Sholat Jumat.kemudian akan bergerak ke Istana Merdeka, Monas, HI, MPR intinya mengulangi kegiatan Desember 2017 akan memutihkan titik lokasi tsb dengan ribuan org.Jadi Brimob Polda Pun akan berjaga dititik titik tersebut. Stay safe n calm," demikian antara lain bunyi pesan yang berdar. 

Terkait hal itu, Argo meminta masyarakat untuk tetap tenang. Menurut dia, pengamanan yang ketat telah disiapkan pihak kepolisian dan TNI di sekitar lokasi digelarnya aksi. Ia menyebut pihaknya telah menyiagakan sebanyak 35.000 personel gabungan untuk mengamankan situasi. 

"Saya harap masyarakat tenang. Kami siapkan pengamanan agar situasi tetap kondusif," ujar dia. 

Aksi solidaritas Baitul Maqdis, dengan titik kumpulnya di Monas dan Masjid Istiqlal, dilakukan untuk menyoroti konflik Palestina dan Israel yang berakar pada perebutan bangunan suci atau Baitul Maqdis di Jerusalem. (Sherly Puspita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi Info Meresahkan"




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×