Jabodetabek

Demo Di Bundaran HI Jakarta, Ini Tuntutan BEM UI, Cek Juga Rekayasa Lalu Lintas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:51 WIB
Demo Di Bundaran HI Jakarta, Ini Tuntutan BEM UI, Cek Juga Rekayasa Lalu Lintas

ILUSTRASI. BEM UI (DOK/BEM UI)


Reporter: Adi Wikanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta.  Pengguna kendaraan yang akan melintas di Jakarta Pusat pada Selasa (18/8/2026) perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI mulai pukul 13.00 WIB.

Ketua BEM UI Yatalathof Imawan mengatakan, massa mahasiswa akan berangkat dari Universitas Indonesia (UI), Depok, sekitar pukul 11.00 WIB sebelum menuju lokasi aksi.

"Jam 11 (berangkat) dari UI (Depok). Jam 1 di HI," ujar Yatalathof, dikutip dari Kompas.com, Senin (17/8/2026).

Menurut BEM UI, kedaulatan negara telah tergadaikan melalui berbagai perjanjian dagang dengan negara lain yang menguntungkan asing. Berkebalikan dengan itu, suara rakyat sendiri justru dibungkam, hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, lapangan kerja langka, akses pendidikan dan kesehatan gratis hanya sekadar janji. "Ini bukan sekadar krisis ekonomi. Ini krisis kedaulatan," ucapnya.

Berikut delapan tuntutan yang akan disuarakan BEM UI dalam aksi demo besok siang di Bundaran HI:

1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri

2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)

3. Wujudkan reforma agraria sejati

4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP

6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah

7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana

8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

 

Dengan adanya aksi tersebut, pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di sekitar Bundaran HI sebaiknya menghindari kawasan tersebut, terutama menjelang hingga berlangsungnya demonstrasi.

Baca Juga: Resmi! Pemprov DKI Jakarta Berlakukan WFH Hari Ini (18/8), Cek Aturan & Link Laporan

Jalan yang berpotensi padat

Sejumlah ruas jalan utama yang terhubung langsung dengan Bundaran HI berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan maupun perlambatan lalu lintas.

Beberapa ruas yang perlu diantisipasi antara lain:

1. Jalan MH Thamrin
2. Jalan Jenderal Sudirman
3. Jalan Imam Bonjol
4. Jalan Kebon Sirih
5. Jalan KH Wahid Hasyim
6. Jalan Sutan Syahrir

Kondisi lalu lintas di ruas-ruas tersebut sangat bergantung pada jumlah massa, situasi aksi, serta pengaturan petugas kepolisian di lapangan.

Pada pelaksanaan aksi sebelumnya di kawasan Bundaran HI, kepolisian juga mengimbau masyarakat menghindari koridor Jalan Sudirman-Thamrin karena berpotensi mengalami kepadatan.

Rekayasa lalu lintas dapat diberlakukan secara situasional apabila kondisi di lapangan membutuhkan pengaturan atau pengalihan arus kendaraan.

Tonton: 1074 BUMN Dipangkas Jadi 200, Pemerintah Hemat Rp50 Triliun

Alternatif dari arah Sudirman

Pengendara yang datang dari arah Jakarta Selatan atau Semanggi dan hendak menuju Jakarta Pusat dapat mempertimbangkan rute alternatif dengan menghindari Jalan Jenderal Sudirman.

Salah satu opsi adalah mengarah melalui Jalan Gatot Subroto, kemudian menuju Jalan HR Rasuna Said dan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Prof Dr Satrio hingga kawasan Casablanca.

Rute tersebut dapat menjadi pilihan bagi pengendara yang ingin menuju sejumlah kawasan di Jakarta Pusat tanpa melintasi koridor Sudirman-Thamrin.

Namun, waktu tempuh dan kelancaran rute alternatif tetap bergantung pada kondisi lalu lintas saat perjalanan.

Alternatif dari arah Thamrin

Pengendara dari arah utara yang hendak menuju kawasan Jakarta Selatan juga sebaiknya mempertimbangkan jalur lain apabila kawasan Bundaran HI mulai mengalami kepadatan.

Salah satu opsi adalah melewati kawasan Menteng melalui Jalan Imam Bonjol atau Jalan Diponegoro, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan HR Rasuna Said.

Pengendara perlu memperhatikan kondisi terkini karena jalur alternatif juga dapat mengalami peningkatan volume kendaraan ketika banyak pengguna jalan menghindari kawasan Bundaran HI.

Tonton: Berkunjung ke Istana Wapres Gibran di IKN! Warga Masyarakat Bisa Lihat Langsung

Pantau pengalihan lalu lintas

Masyarakat perlu mengantisipasi kemungkinan perubahan arus lalu lintas selama demonstrasi berlangsung.

Apabila massa mulai memenuhi kawasan Bundaran HI, petugas dapat melakukan pengalihan maupun pembatasan akses menuju lokasi aksi secara situasional.

Karena itu, pengendara yang tidak memiliki keperluan di kawasan Bundaran HI disarankan memilih rute alternatif sejak sebelum memasuki Jakarta Pusat.

Pengguna kendaraan juga sebaiknya memantau informasi lalu lintas terbaru sebelum berangkat. Pasalnya, pengaturan arus kendaraan dapat berubah mengikuti perkembangan aksi dan kondisi keamanan di lapangan.




Sumber:

- https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/17/18303101/bem-ui-demo-di-bundaran-hi-jakpus-besok-ini-tuntutannya?source=nowtrending_artikel. 

- https://otomotif.kompas.com/read/2026/08/18/062200115/ada-demo-mahasiswa-di-bundaran-hi-hindari-ruas-jalan-ini

 

1074 BUMN Dipangkas Jadi 200, Pemerintah Hemat Rp50 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru