kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Gempa susulan masih berlanjut, warga Maluku Tengah pilih tidur di luar rumah


Selasa, 11 Februari 2020 / 19:18 WIB
Gempa susulan masih berlanjut, warga Maluku Tengah pilih tidur di luar rumah
ILUSTRASI. Pascagempa 5,6 magnitudo pada Sabtu (8/2), warga Kecamatan Seram Utara Kobi masih memilih tidur di halaman rumah.

Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - AMBON. Pascagempa 5,6 magnitudo yang mengguncang Maluku Tengah dan sekitarnya pada Sabtu (8/2), warga di Kecamatan Seram Utara Kobi masih memilih tidur di halaman rumah mereka. Warga tidak berani tidur di dalam rumah lantaran mereka masih terus merasakan getaran gempa susulan di wilayah tersebut.

“Sudah tiga malam ini setelah gempa kami tidur di halaman rumah, kami buka terpal dan tikar ada juga yang pasang tenda di halaman rumah,” kata Rifai Suwito, salah satu warga Seram Utara Kobi, kepada Kompas.com, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (11/2).

Baca Juga: Hari ini, dua gempa magnitudo 6 goyang wilayah Indonesia

Rifai mengatakan, banyak warga yang memilih tidur di halaman rumah karena gempa susulan terus terjadi di wilayah itu sepanjang pagi hingga tengah malam. “Setiap saat kami di sini merasakan getaran gempa, jadi siapa yang tidur di dalam rumah,” kata dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah, Bob Rahmat membenarkan warga di Kecamatan Seram Utara Kobi yang terdampak gempa belum berani tidur di dalam rumah-rumah mereka. “Mereka tidak mengungsi ya, cuma kalau malam hari mereka pilih tidur di halaman rumah,” kata dia.

Baca Juga: Daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat, angin dan petir 2 hari ke depan

Gempa bermagnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah Maluku Tengah dan sekitarnya pada Sabtu (8/2) menyebabkan 21 rumah warga yang tersebar di tujuh desa rusak. Selain merusak rumah-rumah warga, gempa juga menyebabkan satu bangunan pabrik kelapa sawit milik PT Nusa Ina rusak parah. Selain itu, fasilitas air bersih yang ada di kecamatan Seram Utara Kobi juga rusak. (Rahmat Rahman Patty)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gempa Susulan Terus Terjadi, Warga Maluku Tengah Pilih Tidur di Luar Rumah.



TERBARU

[X]
×