Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Gojek tandatangani nota kesepahaman strategis dengan pemerintah kota Bandung

Jumat, 01 Maret 2019 / 17:16 WIB

Gojek tandatangani nota kesepahaman strategis dengan pemerintah kota Bandung
ILUSTRASI. Helm mitra pengemudi Go-Jek

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gojek bersama Pemerintah Kota Bandung melakukan penandatanganan nota kesepahaman strategis. Tujuan dari penandatanganan kerjasama strategis ini yakni untuk mendukung perkembangan perekonomian kota Bandung yang tumbuh pesat dan memudahkan aktivitas warganya sehari-hari melalui penggunaan platform Gojek.

Damar Juniarto, VP Government Relations Gojek menyebutkan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani berfokus pada empat hal, diantaranya penggunaan transaksi non-tunai melalui Go-Pay untuk sektor transportasi, layanan publik, dan kegiatan turisme di Bandung. 


Selain itu, dukungan ekosistem Gojek untuk program Kang Pisman, peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan mengadakan berbagai pelatihan, dan penyerapan lulusan Balai Latihan Kerja Bandung sebagai penyedia layanan Go-Life, seperti Gg-Clean, Go-Massage, Go-Auto, dan Go-Glam.

“Salah satu aspek pelayanan transportasi publik yang akan berkolaborasi dengan Gojek kedepannya adalah, apabila warga Kota Bandung ingin menggunakan fasilitas Bandung Tour on Bus atau Bandros, maka warga dapat menggunakan fasilitas pembayaran non-tunai melalui Go-Pay. 

Dengan menggunakan Go-Pay maka warga tidak perlu lagi repot membawa uang tunai, selain itu operator Bandros pun tidak perlu lagi menyiapkan uang kembalian karena transaksi sudah dilakukan secara elektronik dan tercatat dengan rapih dan transparan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima kontan.co.id, Jumat (1/3).

Edwin Ariono, Head of Ecosystem Expansion Go-Pay menambahkan bahwa fasilitas pembayaran non-tunai di berbagai sektor di Kota Bandung ini dapat meningkatkan minat di sektor pariwisata dan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan fasilitas publik. 

Selain itu diharapkan akan semakin berdampak positif bagi para pelaku UMKM Kota Bandung yang sudah merangkul moda pembayaran non-tunai Go-Pay di berbagai wilayah di Kota Bandung

"Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non-tunai yang transparan dan mudah, maka Pemerintah Kota Bandung dapat lebih mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan pada sektor publik. Bersama Pemerintah Kota Bandung kami harap bisa turut berkontribusi dalam usaha meningkatkan perekonomian daerah," lanjut Edwin.

Dalam kesempatan ini, Gojek turut mendukung program Pemerintah Kota Bandung untuk melakukan pemilahan dan menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis melalui program Kang Pisman. 

"Kami berinisiatif akan melakukan kegiatan yang sejalan dengan program Kang Pisman supaya warga dapat lebih mendapatkan pemahaman manfaat dari melakukan pemilahan sampah," tambah Damar.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0445 || diagnostic_web = 0.2588

Close [X]
×