kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45746,35   9,63   1.31%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Gunung Anak Krakatau erupsi, Pantai Carita Anyer aman dikunjungi wisatawan


Selasa, 31 Desember 2019 / 16:53 WIB
Gunung Anak Krakatau erupsi, Pantai Carita Anyer aman dikunjungi wisatawan
ILUSTRASI. Warga beraktivitas di dekat pantai Taman Carita Seapark, Anyer Carita, Banten, Rabu (26/12/2018). Gunung Anak Krakatau erupsi, Pantai Carita Anyer aman dikunjungi wisatawan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gunung Api Krakatau kembali erupsi pada Selasa (31/12) pagi. Gunung api strato tipe A ini mengeluarkan kolom abu dengan ketinggian kurang lebih 1.000 meter dari atas puncak. 

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menjelaskan, tidak diperbolehkan adanya aktivitas di wilayah sejauh 2 kilometer dari kawah. 

Baca Juga: BNPB akan fokus melakukan penanggulangan bencana di kawasan wisata

Meski demikian, sejumlah kawasan wisata di wilayah Provinsi Banten dinyatakan aman untuk dikunjungi wisatawan.  

“Area wisata Pantai Carita, Anyer, Pandeglang dan sekitarnya, serta wilayah Lampung Selatan masih aman dari ancaman bahaya aktivitas Gunung Anak Krakatau,” kata Kasbani kepada Kompas.com, Selasa (31/12) sore. 

Kasbani menuturkan, berdasarkan data visual dan instrumental, potensi bahaya dari aktivitas gunung saat ini adalah lontaran material lava, aliran lava, dan hujan abu lebat di sekitar kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. 

“Sementara itu, hujan abu yang lebih tipis dapat terpapar di area yang lebih jauh bergantung pada arah dan kecepatan angin,” ujar dia. 

Gempa-gempa letusan dan gempa vulkanik selama tiga bulan terakhir, lanjut Kasbani, menunjukkan masih adanya suplai fluida dari kedalaman. Jenis fluida diduga didominasi oleh gas atau uap air, namun belum signifikan. 

Baca Juga: Wings Air buka layanan perdana dari Nabire ke Manokwari hari ini

Gunung Anak Krakatau muncul dalam kaldera, pasca-erupsi paroksimal tahun 1883 dari kompleks vulkanik Krakatau. Aktivitas erupsi pasca-pembentukan dimulai sejak tahun 1927, pada saat tubuh gunung api masih di bawah permukaan laut. 

Selanjutnya, tubuh Gunung Anak Krakatau muncul ke permukaan laut sejak tahun 1929. Sejak saat itu, hingga kini Gunung Anak Krakatau berada dalam fasa konstruksi atau membangun tubuhnya hingga besar. (Mela Arnani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pantai Carita Anyer Aman Dikunjungi Wisatawan "




TERBARU

Close [X]
×