Hari Ini sampai Besok (20-21 Desember) Terjadi Puncak Hujan Meteor Leonis Minorid

Senin, 20 Desember 2021 | 11:07 WIB   Penulis: Arif Budianto
Hari Ini sampai Besok (20-21 Desember) Terjadi Puncak Hujan Meteor Leonis Minorid

ILUSTRASI. Hari Ini sampai Besok (20-21 Desember) Terjadi Puncak Hujan Meteor Leonis Minorid

KONTAN.CO.ID - Hari ini sampai besok (20-21 Desember 2021) terjadi puncak hujan meteor Leonis Minorid. Hujan meteor ini dapat disaksikan di wilayah Indonesia.

Tahukah Anda? Mulai hari ini (20/12/2021) sampai besok (21/12/2021) bakal terjadi puncak hujan meteor Leonis Minorid. 

Fenomena astronomis ini bakal menghiasi langit malam di pekan ke-3 bulan Desember 2021 ini. Apakah Anda tertarik untuk menyaksikan hujan meteor ini? Yuk simak beberapa informasi menarik seputar hujan meteor Leonis Minorid.

Mengutip dari laman resmi Edukasi Sains Antariksa LAPAN, Leonis Minorid merupakan hujan meteor minor yang titik radian (titik asal kemunculan meteor) berada di dekat konstelasi Leo Minor. Sumber hujan meteori ini berasal dari sisa debu komet hiperbolik C/1739 K1 (Zanotti).

Hujan meteor ini sebelumnya juga sempat terjadi pada bulan Oktober lalu. Nah, di bulan Desember 2021 ini, kapan hujan meteor Leonis Minorid dapat disaksikan?

Baca Juga: Parker Solar Probe NASA Menjadi Pesawat Luang Angkasa yang Menyentuh Matahari

Leonis Minorid dapat disaksikan sejak awal senja astronomis (50 menit setelah terbenam Matahari) waktu setempat di wilayah Indonesia. Masih berlangsung hingga keesokan harinya saat akhir fajar bahari (25 menit sebelum terbenam Matahari) dari arah Timur Laut hingga Utara.

ILUSTRASI: Hujan meteor

Intensitas hujan meteor ini berbeda-beda di beberapa wilayah Indonesia. Dari wilayah Sabang hingga Pulau Rote, intensitas hujan meteor Leonios Minorid mencapai 3,8-4,6 meteor per jam. 

Perbedaan ini dikarenakan titik radian berkulminasi pada ketinggian 49,3 sampai 66,3 derajat arah utara. Sementara itu, intensitas hujan meteor saat di zenit (titik di angkasa yang berada persis di atas pengamat) sebesar 5 meteor per jam.

Bagaimana cara melihat hujan meteor Leonis Minorid?

Baca Juga: Baru-baru ini asteroid paling berisiko telah ditemukan, apakah berbahaya bagi Bumi?

Menurut LAPAN, hujan meteor Leonis Minorid dapat disaksikan di tempat-tempat tertentu yang bebas dari penghalang maupun polusi cahaya di sekitar medan pandang. Cuaca yang cerah juga menjadi nilai plus untuk mendapatkan pengalaman terbaik menyaksikan puncak hujan meteor Leonis Minorid.

Intensitas hujan meteor ini akan sedikit berkurang dikarenakan Bulan yang berada ketinggan 45 derajat dekat konstelasi Gemini saat titik radian sedang terbit.

Apakah hujan meteor berbahaya?

Menurut NASA dikutip dari laman resmi Space Place, meteoroid biasanya berukuran kecil, berasal dari partikel debu hingga batu besar. Umumnya benda langit ini hampir selalu cukup kecil untuk cepat terbakar di atmosfer Bumi.

Oleh karena itu, kecil kemungkinannya salah satu dari meteoroid ini memberikan dampak kepada permukaan Bumi. Bahkan hujan meteor ini dapat menjadi pemandangan yang indah ini di tengah malam.

Bagaimana? Apakah Anda sudah bersiap untuk menantikan hujan meteor Leonis Minorid hari ini hingga besok?

Selanjutnya: Unilever Indonesia Rayakan 88 Tahun Komitmen dan Kolaborasi dalam Wujudkan Kebaikan

Editor: Arif Budianto
Terbaru