kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Heboh Walikota Surabaya Tri Rismaharini sujud dan menangis di kaki dokter


Senin, 29 Juni 2020 / 21:00 WIB
Heboh Walikota Surabaya Tri Rismaharini sujud dan menangis di kaki dokter
ILUSTRASI. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berjalan di dekat mobil laboratorium COVID-19 saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 massal di Lapangan Hoki, Jalan Dharmawangsa, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). Badan Intelijen Negara (BIN) telah melakukan tes ce

Reporter: TribunNews | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hari ini bersujud dan menangis di kaki seorang dokter saat melakukan audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Audiensi tersebut dilakukan pada Senin (29/6/2020).

Hal itu dilakukannya lantaran seorang dokter menyebut rumah sakit saat ini penuh lantaran Covid-19.

Risma yang mendengar hal itu merasa tidak terima lantaran pihaknya terus berusaha memberikan bantuan namun tidak bisa.

Seorang dokter bernama Sudarsono menyampaikan rumah sakit saat ini overload lantaran Covid-19.

Selain itu masih banyak warga yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.

Risma mengaku tidak terima bila disalahkan, sebab selama ini sudah berusaha membantu namun ditolak dan tidak bisa masuk ke rumah sakit.

"Kalau Bapak nyalahkan kami, kami gak terima, kami tidak bisa masuk disana," kata Risma

Hal itu disampaikannya dengan suata parau dan mata merah, menangis tersedu-sedu.

Dikutip dari TribunJatim.com, Senin (29/6/2020), Risma merasa kesulitan berkomunikasi dengan pihak rumah sakit.

Padahal beberapa upaya penuh tengah digencarkan agar wabah virus Corona ini dapat terus dikendalikan di Surabaya.

Sambil menangis, ia memohon agar tidak terus disalahkan.

"Tolonglah kami jangan disalahkan terus," kata Wali Kota Risma menangis.

Diketahui pertemuan tersebut digelar untuk membahas penanganan Covid-19 di Surabaya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh OPD Pemkot Surabaya.

Berita ini telah ditanyangkan di Tribunnews.comĀ https://video.tribunnews.com/view/155150/alasan-risma-sujud-dan-menangis-di-kaki-doktertak-mau-disalahkan-kami-gak-nerima-ga-bisa-masuk




TERBARU

[X]
×