kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Jokowi akan resmikan Terowongan Nanjung, pagi ini


Rabu, 29 Januari 2020 / 07:07 WIB
Jokowi akan resmikan Terowongan Nanjung, pagi ini
ILUSTRASI. Foto udara terowongan air Sungai Citarum di Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/12/2019). Dua terowongan air dengan panjang 230 meter yang menjadi proyek strategis nasional tersebut saat ini sudah memasuki tahap uji coba dengan mem

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan Terowongan Nanjung, di Kabupaten Bandung, pada Rabu (29/1).

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja memastikan hal itu kepada Kompas.com, Selasa (28/1). " Peresmian akan dilakukan pada pagi hari, pukul 09.30 WIB," ujar Endra.

Pembangunan Terowongan Nanjung telah dimulai sejak November 2017. Pengerjaan konstruksi dilakukan oleh kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk KSO dengan anggaran APBN sebesar Rp 316,01 miliar.

Baca Juga: Memasuki musim hujan, terowongan Nanjung di kabupaten Bandung tuntas pada akhir 2019

Konstruksi terowongan merupakan bagian dari pembenahan Sungai Citarum, sekaligus mengendalikan banjir yang kerap terjadi di kawasan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Mengutip situs Kementerian PUPR, terowongan ini terdiri dari 2 tunnel dengan panjang masing-masing 230 meter dan diameter 8 meter.

Keduanya diprediksi dapat mengurangi banjir di daerah Baleendah, Dayehkolot, Andir dan sekitarnya dengan total seluas 700 hektar yang diihuni sekitar 150.000 jiwa.

Dengan kata lain, beroperasinya struktur ini diharapkan bisa mengurangi total luas genangan di Kabupaten Bandung dari 3.461 hektar menjadi 2.761 hektare.

Kehadiran terowongan diyakini akan mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Bandung Selatan.

Baca Juga: Jokowi bertolak ke Bandung, tinjau proyek Terowongan Nanjung

Manfaat lain dari terowongan ini adalah memperlancar aliran Sungai Citarum di Curug Jompong dan mengurangi durasi dan luas genangan yang sering terjadi pada saat musim hujan di Kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya.

Kemudian, keberadaan infrastruktur ini juga akan meningkatkan kapasitas Sungai Citarum dari 570 meter kubik per detik menjadi 669 meter kubik per detik. (Rosiana Haryanti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rabu Pagi, Presiden Resmikan Terowongan Nanjung"

 



TERBARU

[X]
×