Nusantara

Jokowi sebut pentingnya Ambon New Port saat kunjungi Pelabuhan Yos Sudarso

Kamis, 25 Maret 2021 | 11:37 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Jokowi sebut pentingnya Ambon New Port saat kunjungi Pelabuhan Yos Sudarso

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meninjau Pelabuhan

KONTAN.CO.ID - AMBON. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku. Jokowi menyebut pentingnya pembangunan Ambon New Port untuk menggenjot perekonomian.

Nantinya Ambon New Port akan membuat industri perikanan terintegrasi. "Kita akan membangun Ambon New Port yang kurang lebih di dalam perencanaan nanti ada 700 hektare yang itu terintegrasi antara pelabuhan logistik dan pelabuhan perikanan serta industri perikanan ada di satu lokasi," ujar Jokowi di depan pelaku usaha perikanan, Kamis (25/3).

Jokowi menyebut Maluku memiliki potensi perikanan tangkap yang besar. Oleh karena itu pengembangan pelabuhan diperlukan untuk mengembangkan potensi tersebut.

Pembangunan Ambon New Port akan mulai dilakukan pada tahun 2021. Rencananya pelabuhan terintegrasi untuk industri perikanan tersebut akan rampung dalam waktu dua tahun.

Baca Juga: Ke Ambon, Jokowi resmikan RS Johannes Leimena

"Untuk itu saya minta nanti pelaku-pelaku fisheries industry bisa segera mendaftar dan ikut masuk ke dalam lokasi ini sehingga kita memiliki keyakinan bahwa ini bisa jalan," terang Jokowi.

Presiden ketujuh Republik Indonesia itu telah berbincang dengan PT Pelindo terkait potensi perikanan tangkap di wilayah Maluku. Besarnya potensi membuat pengembangan Ambon New Port menjadi penting.

"Ada 800 ribu ton sebelah sini, kemudian sebelah utara ada 1,2 juta ton, kemudian agak ke Selatan ada 2,6 juta ton. Saya kira Ambon New Port ini memang harus," jelasnya.

Meski demikian, Kepala Negara menekankan agar rencana dan implementasi dari pembangunan pelabuhan baru tersebut lebih dimatangkan.

Sehingga nantinya dapat menjadi sebuah percontohan bagi pengembangan pelabuhan modern yang terintegrasi dengan industri perikanannya di daerah-daerah lainnya.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru