KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera Selatan sempat mengganggu tiga penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang pada Rabu (7/10/2026).
"Pada Rabu, tiga penerbangan sipil terganggu jadwal keberangkatan dan kedatangannya," ucap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Pemerintah Dorong Standar Global Royalti Hak Cipta, Atasi Masalah Data dan Pembayaran
Gangguan penerbangan tersebut terjadi lantaran jarak pandang yang minim akibat kabut asap. Berton menyebut jarak pandang sempat terbatas hanya 400 meter.
Selain gangguan penerbangan, Berton menyebut aktivitas masyarakat di luar ruangan juga terganggu.
"Menyikapi kondisi asap yang masih menyelimuti wilayah Sumatera Selatan, BNPB mengimbau warga untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas luar rumah. Di samping itu, warga juga diharapkan untuk selalu berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang yang kurang," kata Berton.
Ratusan titik api
Berdasarkan data Rabu, 7 Oktober 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 354 titik panas terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Sedangkan titik api atau fire spot, sebanyak 92 titik yang masih membakar lahan seluas 390,61 hektar. Berton mengatakan, penanganan karhutla terus diupayakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Darat dan Udara.
"Prioritas penanganan terfokus pada beberapa wilayah. Berdasarkan patroli dari Satgas Udara, wilayah terpantau yaitu Ogan Komering Ilir dengan 7 titik api yang membakar luas lahan 56 hektar," ucap Berton.
Baca Juga: Perpres Ojol Diresmikan, Berikut Tanggapan Grab Indonesia
Prioritas lain, yaitu di Musi Banyuasin 1 titik api membakar luasan lahan 10 hektar. Baca juga: Kelakar Arsul Sani di Gugatan UU Pemilu: Sarjana STIA, Sekolah Tidak Ijazah Ada Di Muara Enim, terdapat 1 titik api yang membakar lahan 15 hektare dan Ogan Komering Ulu dengan 1 titik api dan luas lahan terbakar 1 hektar.
Hingga saat ini, lahan seluas 319,41 hektare berhasil dipadamkan Satgas Darat dan Udara. Pemadaman Satgas Darat mencapai luas 298,41 hektare dan Satgas Udara 21 hektare.
"Sedangkan sisa lahan terbakar, sekitar 71,20 hektar diupayakan pemadaman pada hari ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News