Kapolri Minta Forkopimda Maluku Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 %

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:52 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Kapolri Minta Forkopimda Maluku Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 %

ILUSTRASI. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si luncurkan Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 tahun serentak di 30 Provinsi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan akselerasi vaksinasi massal di Provinsi Maluku dengan hadir secara langsung di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Jumat (14/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit meminta agar Forkopimda Maluku untuk terus melakukan strategi akselerasi vaksinasi guna mengejar target Pemerintah sebesar 70 %. Mengingat, saat meninjau ke Maluku, Sigit mendapatkan laporan bahwa saat ini masih berada di angka 63 %.

"Karena target pencapaian Pemerintah sudah diangka 84 %. Dan tentunya wilayah Maluku harus segera mengejar untuk mencapai target 70 %," kata Sigit dalam tinjauannya.

Mantan Kadivpropam Polri itu mengungkapkan, dari hasil dialog interaksinya secara langsung dengan beberapa wilayah di Maluku, masih mengalami beberapa kendala terkait dengan vaksinasi.

Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Perkuat Pelaksanaan 3T

Di antaranya soal kondisi geografis dan masih ada masyarakat yang perlu diberikan penjelasan lebih mendalam akan pentingnya vaksinasi.

Namun, Sigit menekankan, dari wilayah di Maluku tersebut, telah menyatakan kesiapannya untuk sanggup melakukan akselerasi vaksinasi sebesar 70 %.

"Kita tadi dapatkan informasi kondisi gejala geografis dan sebagian kecil masyarakat masih perlu ada penjelasan atau sosialisasi karena masih ragu ataupun takut vaksinasi. Namun dari hasil komunikasi dan laporan rata-rata sanggup untuk mencapai 70 %," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Saat kunjungan kerjanya ke Maluku, Sigit juga menyempatkan untuk mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP 6 Ambon untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin, sehingga anak-anak dan tenaga pendidik aman dari paparan Covid-19.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru