Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas

Senin, 07 Februari 2022 | 17:08 WIB Sumber: Kompas.com
Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas

ILUSTRASI. Masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas seiring lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas seiring lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Kasus harian Covid-19 pada 6 Februari 2022 mencapai 15.825 kasus.

Angka ini melampaui jumlah kasus pada puncak gelombang kedua 12 Juli 2021, yakni 14.619. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak keluar rumah kecuali jika ada keperluan mendesak atau hal mendasar.

"Bila tidak esensial maka di rumah saja, jika bisa dilakukan secara virtual, lakukan secara virtual, itu bentuk kewaspadaan," kata Anies, dalam keterangannya, Senin (7/2).

Baca Juga: Kemenkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2% pada 2022

Anies mengatakan, saat ini Covid-19 memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat, terutama varian Omicron. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta warga Jakarta tetap waspada tetapi tidak perlu panik. Anies menuturkan, meski tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 saat ini 60%, tetapi pasien yang bergejala sedang hingga berat hanya 12%.

"Artinya memang penularannya tinggi tapi tingkat keparahannya itu tidak tinggi," tutur Anies. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 terus meluas, Anies juga meminta agar warga yang terpapar Covid-19 bisa segera melakukan isolasi mandiri di fasilitas isolasi terpusat.

"Jika tidak ada tempat (isolasi di rumah) maka hubungi gugus tugas di RW untuk dapat tempat isolasi terpadu," kata dia.

Baca Juga: Kasus Melesat Tinggi, Kenali Tanda Klinis Covid-19 Gejala Ringan hingga Berat

Sebagai informasi, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta hampir menyentuh satu juta kasus, tepatnya di angka 980.970 kasus per 6 Februari 2022. Sementara itu, angka kasus aktif kini sebanyak 67.219 kasus, naik 7.412 dibandingkan hari sebelumnya.

Kemudian, pasien yang sembuh bertambah 8.386, sehingga total pasien sembuh dari Covid-19 yakni 899.957 orang. Untuk kasus fatal bertambah 27. Dengan demikian, total kasus kematian akibat Covid-19 di Jakarta kini 13.794 orang.

Pemprov DKI juga berupaya meningkatkan laju vaksinasi Covid-19. Dosis pertama sudah terlaksana 12,1 juta, dosis kedua 10 juta, dan dosis ketiga atau booster 796.328 penyuntikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas.
Penulis: Singgih Wiryono
Editor: Kristian Erdianto

Baca Juga: Gelombang Varian Omicron Mengancam, Menko Luhut Minta Masyarakat Jangan Panik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru