Kembangkan Koperasi dan Usaha Kecil, PNM dan Pemprov Sumbar Jalin Kerjasama

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 23:48 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Kembangkan Koperasi dan Usaha Kecil, PNM dan Pemprov Sumbar Jalin Kerjasama

ILUSTRASI. PNM dan Pemprov Sumbar Teken Kerjasama Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil


KONTAN.CO.ID -  PADANG. Pembinaan, pendampingan serta pemberdayaan sektor koperasi dan usaha mikro kecil menengah, merupakan faktor yang sangat penting dalam mendorong kualitas dan bekrlanjutan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah. 

Pembinaan, pendampingan serta pemberdayaan memberikan asistensi bagi pelaku usaha untuk dilakukan pemetaan, analisis, action plan serta pendampingan berkelanjutan terhadap koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah.

PTPNM memberikan perhatian dan dukungan kuat terhadap pemberdayaan bagi nasabahnya. Melalui 3 pilar modal yang diberikan yaitu Modal Finansial, Modal Intelektual dan Modal Sosial. 

Sejalan dengan strategi, kebijakan dan keberpihakan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dalam menguatkan usaha mikro kecil serta koperasi, PT.PNM bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melakukan kerjasama perjanjian Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil di Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga: Dorong Pembangunan Berkelanjutan, PNM Perbanyak Kolaborasi

Penandatangan kerjasama tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatra Barat H.Mahyeldi Ansharullah, Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan PT PNM, Ninis Kesuma Adriani, Sekretaris Perusahaan PT PNM L.Dodot Patria Ary, Pemimpin Cabang PT PNM Yulia Vitria Yohannes, Kabiro Pemerintahan Doni Rahmat, Kepala OJK Sumatra Barat, Yusri, perwakilan BI Sumatra Barat dan Regional Micro Banking Head RO Padang Bambang Widhihasmoroserta.

Adapun ruang lingkup kerjasama ini, meliputi pendampingan, pelatihan dan pembinaan serta promosi dan pemasaran pelaku Usaha Kecil dan Koperasi di Provinsi Sumatra Barat.

Gubernur Sumatera Barat H.Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas peran PT.PNM dalam mengembangkan usaha mikro kecil di Sumatra Barat. Mahyeldi menyebutkan 3 alasan mengapa pihaknya melakukan kerjasama dengan PT PNM. Pertama, kesamaaan visi antara Pemprov.

"Sumbar dengan PT PNM, kedua eksisting pelaku usaha mikro kecil menengah yang ada di Sumatra Barat perlu dikembangkan, ketiga, PNM sangat concern dengan pendampingan terhadap usaha mikro kecil," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga: PNM Kembali Gelar Pelatihan Literasi Keuangan dan Pembuatan NIB

Sementara itu, Direktur Perencanaan Strategis dan Keuangan PT PNM, Ninis Kesuma Adriani menyatakan, PT PNM terus mengembangkan layanan pembiayaan dan pendampingan melalui Program Mekaar dan Program Pengembangan Kapasitas Usaha.

"Kami berkomitmen terus mengembangkan layanan pembiayaan dan pendampingan melalui Mekaar dan PKU. Hingga 1 Oktober 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 149,88T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,8 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 4.186 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru