kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kronologi saat pelaku melakukan aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan


Rabu, 13 November 2019 / 11:09 WIB
Kronologi saat pelaku melakukan aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan
Polisi menuju lokasi dentuman keras diduga bom di Sibolga, Selasa (12/4/2019)

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2109) sekitar pukul 08.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, satu orang polisi mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Jurnalis Kompas TV Ferry Irawan melaporkan, pengamanan di Mapolrestabes Medan terbilang ketat karena setiap pengunjung yang masuk akan diperiksa barang-barang bawaan dan identitasnya.

Tak hanya itu, untuk parkir kendaraan, sepeda motor pengunjung tidak boleh masuk. Sepeda motor hanya diparkir di luar dengan jarak antara 10-20 meter. Sementara untuk mobil, hanya kendaraan polisi tertentu yang diperkenankan masuk.

"Terduga pelaku bom bunuh diri masuk ke dalam Polrestabes dengan berjalan kaki," kata Ferry.

Baca Juga: Konfirmasi Polri: Ledakan di Medan akibat bom bunuh diri

Masih dikatakan Ferry, pengamanan di Mapolrestabes Medan ini dilakukan selama 24 jam dengan sistem buka tutup portal. Masuk keluar melalui satu pintu utama di gerbang terdapat empat personel yang memeriksa sebelum masuk ke Mapolrestabes Medan.

Terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan diduga sempat melawan petugas sebelum meledakan diri, Rabu (13/11/2019), pukul 08.30 WIB. Saat itu, petugas jaga mencoba memeriksa pelaku yang datang berjalan kaki menggunakan jaket pengendara ojek online.

Baca Juga: Seorang Polisi terluka akibat bom bunuh diri di Polrestabes Medan



Video Pilihan

TERBARU

×