kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.237
  • EMAS623.158 -0,48%

Lebih dari 1.000 kendaraan langgar aturan ganjil-genap setiap hari

Selasa, 07 Agustus 2018 / 15:15 WIB

Lebih dari 1.000 kendaraan langgar aturan ganjil-genap setiap hari
ILUSTRASI. Benny Rachmadi - Ganjil Genap di Ibukota



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perluasan ganjil-genap yang diberlakukan di DKI Jakarta dimana per tanggal 1 Agustus 2018, ganjil-genap menjadi suatu hal yang wajib dipatuhi pengguna lalu lintas. Berdasarkan data yang dihimpun dari Ditlantas Polda Metro Jaya sejauh ini jumlah pelanggaran mencapai angka ribuah per harinya.

Terkait dengan hal ini , Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya terus berupaya melakukan penegakkan hukum bagi siapa saja yang melanggar lalu lintas, tidak terkecuali ganjil-genap.

“Ya penegakkan hukum itukan hanya salah satu upaya,” kata Budianto, saat dikonfirmasi pada Selasa (7/8).

Diketahui berdasarkan data yang diperoleh pada tanggal 1 Agustus 2018 pelanggaran ganjil-genap di seluruh DKI mencapai 1.102 kendaraan, selanjutnya pada tanggal 2 Agustus didapat 1.330 kendaraan, kemudian pada tanggal 3 Agustus 2018 terdapat 1.076 kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap.

Selanjutnya pada tanggal 4 Agustus 2018 diperoleh 1.041 kendaraan, kemudian pada tanggal 5 Agustus ada 754 kendaraan dan terakhir, pada tanggal 6 Agustus ada 1.245 kendaraan yang melanggar aturan ganjil-genap.

Lebih lanjut Budianto menjelaskan bahwa sejauh ini ditlantas bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk melakukan berbagai upaya pencegahan kepada para pengguna jalan.

“Kan kita ada upaya-upaya lain, pertama adalah upaya pencegahan, yaitu bagaimana kita memberi suatu pemahaman kepada masyarakat untuk tertib lalu lintas, sosialisasi, security dan lain sebagainya,” ungkat Budianto.

Selain upaya tersebut, Budianto juga menjelaskan bahwa pengambilan sikap ditlantas untuk melakukan penilangan dilakukan untuk mentertibkan pengguna jalan. Bahkan penegakkan hukum ini diupayakan dari mulai teguran hingga pemberian surat tilang.

“Kemudian kita juga melaksanakan kegiatan penjagaan dan pengaturan di tempat-tempat rawan laka. Penegakan hukum juga dilakukan dalam bentuk justice maupun nonjustice. Justice itu adalah menggunakan surat tilang dan non justice berbentuk teguran. Kemudian kita juga kerja sama dengan stakeholder yang juga memiliki tanggung jawab masing-masing," tegasnya.

Reporter: Kiki Safitri
Editor: Sanny Cicilia

DKI JAKARTA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0609 || diagnostic_web = 0.3502

Close [X]
×