Bisnis

Meski negatif Covid-19, 244 karyawan Unilever tetap jalani isolasi

Jumat, 03 Juli 2020 | 23:23 WIB Sumber: Kompas.com
Meski negatif Covid-19, 244 karyawan Unilever tetap jalani isolasi

ILUSTRASI. The logo of the Unilever group is seen at the Miko factory in Saint-Dizier, France, May 4, 2016. REUTERS/Philippe Wojazer/Files

KONTAN.CO.ID - BEKASI. Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Bekasi Alamsyah berujar, dari 265 karyawan yang mengikuti tes kesehatan dengan metode polymerase chain reaction (PCR), ada 244 orang yang hasilnya negatif Covid-19.

Sementara 21 karyawan lainnya telah dinyatakan positif Covid-19. “Ada 244 (hasil yang negatif Covid-19),” ujar Alamsyah melalui pesan singkat, Jumat (3/7).

Alamsyah mengatakan, 244 karyawan yang hasilnya negatif tetap dalam pengawasan tim Gugus Tugas Kabupaten Bekasi.

Karyawan yang dinyatakan negatif tersebut kini menjalani isolasi selama 14 hari. Baik itu di Wisma ODP Cikarang, maupun isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Ada di rumah, ada juga yang di wisma OPD,” ucap Alamsyah.

Sebelumnya, Governance and Corporate Affairs Director Sancoyo Antarikso mengatakan, pemeriksaan dan pelacakan juga dilakukan terhadap keluarga karyawan.

Baca Juga: Gugus Tugas apresiasi Unilever putus mata rantai Covid-19 di area pabrik

Ia mengatakan, pemeriksaan spesimen anggota keluarga karyawan masih belum sepenuhnya keluar. Untuk saat ini, 15 anggota keluarga karyawan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Masih ada beberapa hasil tes anggota keluarga karyawan yang masih dalam proses,” kata Sancoyo tanpa menyebut detail datanya.

Sancoyo melanjutkan, setelah ditemukan adanya kasus positif, pihaknya langsung melapor kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Langkah lain, menghentikan sementara operasional pabrik TBB hingga melakukan tes PCR. Sancoyo menjamin bahwa Unilever menerapkan protokol yang tegas dalam menangani kasus Covid-19 di seluruh kantor dan pabrik yang tersebar di 180 negara, termasuk di Indonesia.

"Kompleks pabrik Unilever Cikarang terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat. Karyawan hanya diperbolehkan bekerja di zona masing-masing dan tidak dapat melintas zona kerja dan area produksi untuk alasan apa pun," ucap Sancoyo.

Baca Juga: Klaster Covid-19 Unilever: 1 pabrik ditutup, 265 karyawan dirumahkan sementara

Unilever juga menerapkan sejumlah protokol keamanan di gedung TBB, seperti melarang perjalanan karyawan dan mengatur kerja dari rumah bagi karyawan yang biasa bekerja di kantor. Kemudian, menyiagakan tim dokter perusahaan untuk membantu dan memantau kesehatan karyawan.

Hingga Jumat ini, ada 284 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Dari 284 orang itu, sebanyak 224 pasien dinyatakan sembuh dan 20 orang lainnya meninggal dunia. Adapun 22 pasien positif Covid-19 dirawat di rumah sakit dan 18 pasien lainnya melakukan isolasi di rumah. (Cynthia Lova)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "244 Karyawan Unilever yang Dinyatakan Negatif Tetap Jalani Isolasi",

 

Editor: Yudho Winarto


Terbaru