KONTAN.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Nias Utara pada Minggu dini hari, pukul 03.06 WIB.
Gempa tersebut berpusat di laut, tepatnya sekitar 48 kilometer barat daya Nias Utara. Berdasarkan data BMKG, koordinat gempa berada pada 1,14 Lintang Utara (LU) dan 97,04 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Apa yang diketahui tentang lokasi dan kekuatan gempa?
BMKG menjelaskan bahwa gempa memiliki kekuatan 5,9 magnitudo dan tergolong gempa dangkal karena terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Gempa dangkal umumnya lebih terasa di permukaan dibandingkan gempa dengan kedalaman lebih besar.
Pusat gempa yang berada di laut, sekitar 48 kilometer dari wilayah daratan Nias Utara, turut memengaruhi sebaran getaran yang dirasakan oleh masyarakat di sejumlah daerah sekitar.
Baca Juga: BMKG Ungkap Cuaca Sumut Minggu, 19 April 2026: Ada Wilayah Hujan Sedang?
Bagaimana dampak getaran yang dirasakan masyarakat?
Berdasarkan laporan BMKG, intensitas gempa dirasakan dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) sebagai berikut:
- Skala V MMI di Gunung Sitoli
- Skala IV MMI di Nias Barat
- Skala IV MMI di Nias Utara
- Skala IV MMI di Tapanuli Tengah.
Pada skala V MMI, getaran dirasakan cukup kuat oleh hampir semua orang. Sementara pada skala IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, dengan beberapa benda bergetar.
Apakah ada potensi gempa susulan?
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Imbauan ini penting mengingat gempa dengan kekuatan sedang hingga kuat kerap diikuti oleh aktivitas seismik lanjutan.
"BMKG meminta masyarakat berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," demikian pernyataan resmi yang disampaikan.
Kewaspadaan ini terutama ditujukan bagi warga yang tinggal di daerah pesisir maupun kawasan dengan kondisi bangunan yang rentan terhadap guncangan.
Tonton: Melambat di Kuartal I 2026, Kegiatan Usaha Diprediksi Bangkit di Kuartal II 2026
Mengapa wilayah Nias dan sekitarnya rawan gempa?
Wilayah Nias dan sekitarnya berada di zona tektonik aktif yang dipengaruhi oleh pertemuan lempeng bumi. Kondisi ini menyebabkan kawasan tersebut kerap mengalami aktivitas gempa bumi, baik dalam skala kecil maupun menengah.
Karakteristik geologis tersebut menjadikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor penting dalam menghadapi potensi bencana.
(Wahyu Wachid Anshory)
Sumber: https://medan.kompas.com/read/2026/04/19/051456178/gempa-dangkal-59-m-guncang-nias-utara-dini-hari-bmkg-ingatkan-potensi-susulan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News