Oneject dan Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi untuk Anak-anak

Kamis, 16 Desember 2021 | 22:53 WIB   Reporter: Jane Aprilyani
Oneject dan Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi untuk Anak-anak

ILUSTRASI. Direktur Utaram PT Oneject Indonesia Jahja Tear Tjahajana memberikan sambutan dalam kegiatan Kick Off Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun, PT Oneject Indonesia (Oneject) selaku sister company PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melakukan program vaksinasi di Taman Dewi Sartika, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/12).

“Sebagai produsen Smart Syringe, Oneject berkomitmen mendukung program vaksinasi Pemerintah termasuk juga program imunisasi, sehingga hari ini kami berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan ‘Vaksinasi Covid-19’ Bersama Oneject Indonesia,” kata Jahja Tear Tjahjana selaku Direktur Utama PT Oneject Indonesia dalam keterangan yang diterima KONTAN, Kamis (16/12).

Jahja menambahkan, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama Oneject Indonesia sekaligus juga menjadi sosialisasi penggunaan produk terbaru Oneject, yakni Smart Syringe (Auto Disable Syringe + Safety Needle) yang merupakan produk inovasi berteknologi tinggi. Jarum suntik Smart Syringe dalam program vaksinasi ini didistribusikan oleh IRRA.

Baca Juga: Cegah Transmisi Varian Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi 7 Hari

Yana Mulyana, Pelaksana tugas Walikota Bandung mengemukakan target vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun diperuntukkan bagi 223.175 anak dari seluruh Kota Bandung, yang berasal dari 438 Sekolah Dasar (SD) dan 31 Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Seperti dikutip dari Alomedika, setiap tahun, banyak petugas kesehatan yang terpapar needle stick injury atau luka akibat tertusuk jarum. Luka akibat tusukan jarum dalam setting medis beresiko memaparkan petugas kesehatan terhadap berbagai patogen seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Menurut Jahja, Oneject Smart Syringe adalah perpaduan antara Oneject Auto Disable Syringe dan Oneject Safety Needle, sehingga produk ini akan memberikan keamanan maksimal untuk pasien dan tenaga medis.

Saat ini produk Oneject Smart Syringe telah memenuhi Tingkat Kandungan produk Dalam Negeri (TKDN) sampai 60 persen, dari Kementerian Perindustrian.

“Jadi setelah melakukan proses penyuntikan, piston akan terkunci dan rusak secara otomatis, sehingga menjadikan suntikan tidak dapat digunakan, dan alat suntik akan terlindungi. Dengan demikian alat suntik yang ini, tidak akan melukai tenaga medis,” pungkas Jahja.

Selama tiga hari penyelenggaraan vaksinasi yang mempergunakan Sinovac ini, ditargetkan dapat melayani peserta vaksinasi mencapai 2.000 orang secara total. Adapun angka tersebut bukan hanya ditargetkan untuk anak usia 6-11 tahun tapi juga sampai usia 50 tahun.

Baca Juga: Itama Ranoraya (IRRA) optimistis bisa lanjutkan tren kinerja positif di 2022

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini rencananya akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, vaksinasi akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70% dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60%.

Sejalan dengan hal tersebut, pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Bandung – Jawa Barat, termasuk salah satu dari 19 provinsi yang telah memenuhi kriteria bersama dengan provinsi lainnya di tanah air yakni Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Selanjutnya: Unilever Indonesia Rayakan 88 Tahun Komitmen dan Kolaborasi dalam Wujudkan Kebaikan

Editor: Yudho Winarto
Terbaru