Jabodetabek

Operasional KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Pulih Bertahap Usai Gangguan

Senin, 04 Mei 2026 | 22:44 WIB
Operasional KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Pulih Bertahap Usai Gangguan

ILUSTRASI. KRL Tanah Abang-Rangkasbitung pulih bertahap Senin malam setelah gangguan LAA. Meskipun normal, antrean keberangkatan masih ada. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Hervin Jumar  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Operasional layanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung mulai kembali normal secara bertahap pada Senin (4/5/2026) malam. Pemulihan dilakukan setelah sebelumnya sempat terganggu akibat gangguan listrik aliran atas (LAA) serta genangan air di sejumlah titik lintasan.

Operator KAI Commuter memastikan bahwa penanganan gangguan telah dilakukan secara cepat, terutama pada ruas Jurangmangu–Pondok Ranji yang menjadi titik awal gangguan teknis.

“Penanganan gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu–Pondok Ranji telah selesai, LAA di kedua jalur sudah menyala kembali,” tulis KAI melalui informasi resmi di Instagram @commuterline.

Gangguan LAA dan Genangan Air Jadi Penyebab Utama

Selain gangguan listrik, operasional KRL juga sempat terhambat akibat hujan deras yang menyebabkan genangan air di lintasan Kebayoran–Pondok Ranji. Kondisi tersebut sempat mengganggu kelancaran perjalanan kereta di jam-jam sibuk.

Baca Juga: Long Weekend Mei 2026 Rawan Penuh! Cek Kereta Tambahan dari KAI Bulan Ini

“Genangan air yang sempat menutupi rel di antara Stasiun Kebayoran–Pondok Ranji berangsur surut,” demikian tertulis.

Seiring dengan membaiknya kondisi, perjalanan KRL mulai dinormalisasi meskipun masih dalam tahap penguraian antrean keberangkatan di sejumlah stasiun.

Pemadaman LAA Demi Keselamatan Operasional

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa gangguan bermula dari adanya percikan api pada tiang LAA yang mengharuskan dilakukan tindakan pengamanan berupa pemadaman sementara aliran listrik.

“Untuk keselamatan perjalanan Commuter Line dan jaringan LAA, untuk sementara aliran LAA dimatikan,” ujarnya.

Langkah tersebut diambil sebagai prosedur standar keselamatan guna menghindari risiko lebih lanjut terhadap perjalanan kereta maupun penumpang.

Imbauan kepada Penumpang dan Rekayasa Operasi

KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses normalisasi berlangsung.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Tetap utamakan keselamatan dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” katanya.

Gangguan ini berdampak cukup luas pada layanan, termasuk tidak beroperasinya lintas Pondok Ranji–Sudimara selama beberapa jam pada sore hari. Untuk mengurangi keterlambatan, dilakukan rekayasa operasi perjalanan.

Baca Juga: Kalender Jawa Mei 2026 Lengkap Sebulan ke Depan: Temukan Weton untuk Acara Penting

Sejumlah perjalanan dari arah Rangkasbitung dan Parung Panjang sempat dibatasi hingga Stasiun Serpong, sementara perjalanan dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran. Beberapa perjalanan lainnya juga harus bergantian menggunakan satu jalur aktif.

Kepadatan Penumpang di Sejumlah Stasiun

Gangguan operasional tersebut menyebabkan kepadatan penumpang di beberapa stasiun utama, terutama di Stasiun Jurangmangu. Banyak penumpang harus menunggu cukup lama di peron akibat ketidakpastian jadwal keberangkatan.

Bahkan, sebagian penumpang sempat diminta turun dari rangkaian kereta ketika terjadi pemadaman listrik untuk memastikan keselamatan operasional.

Meski demikian, layanan di Stasiun Jurangmangu mulai kembali beroperasi sekitar pukul 19.38 WIB, ditandai dengan diberangkatkannya kereta menuju Stasiun Tanah Abang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru