Pasca Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Penjagaan Polres Depok Diperketat

Rabu, 07 Desember 2022 | 12:13 WIB Sumber: Kompas.com
Pasca Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Penjagaan Polres Depok Diperketat

ILUSTRASI. Penjagaan Polres Depok Diperketat Imbas Bom Bunuh Diri di Astanaanyar. KONTAN/Fransiskus Simbolon


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah personel Kepolisian Resor (Polres) Metro Depok mengetatkan penjagaan aktivitas pengunjung yang keluar-masuk Mapolrestro Depok pada Rabu (7/12/2022). Penjagaan ketat itu dilakukan Polres Metro Depok imbas ledakan bom bunuh diri yang menyerang Mapolsek Astanaanyar, Bandung. 

Pantauan Kompas.com di lokasi, petugas kepolisian yang berjaga itu menggunakan senjata laras panjang lengkap rompi dan pelindung kepala. Mereka berjaga di pos penjagaan sehingga aktivitas pengunjung yang hendak masuk tak lulut dari pemeriksaannya. Setiap pengunjung yang masuk, polisi memeriksa mulai dari tubuh hingga barang bawaan. 

Tak hanya itu, kendaraan roda dua maupun empat juga tak lepas dari pemeriksaan para petugas. Saat itu, terlihat petugas meminta seorang pengendara mobil untuk membuka pintu samping dan belakang kendaraan. Dua orang petugas kemudian memeriksa seluruh isi dalam mobil tersebut. 

Baca Juga: Pernyataan Resmi Polri Benarkan Dugaan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Humas Polres Metro Depok, AKP Elni Fitri membenarkan adanya pengetatan keamanan pasca bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar. Ia mengatakan, para anggota piket diminta untuk mewaspadai gerak-gerik para pengunjung yang hendak keluar-masuk area Mapolresto Depok. 

"Para anggota piket diminta mewaspadai dan memeriksa kendaraan roda dua dan empat serta masyarakat yang keluar masuk mako," ujar Humas Polres Metro Depok, AKP Elni Fitri saat dikonfirmasi, Rabu.

Fitri menambahkan, para personel yang berjaga menggunakan alat pelindung diri yang lengkap dalam bertugas. 

"Seluruh anggota piket menggunakan body safety dan body system dalam pelaksanaan tugas," kata Fitri. 

Bom bunuh diri Bom bunuh diri terjadi di Mapolsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). 

Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, awalnya anggota Polsek Astanaanyar pukul 08.20 WIB melaksanakan apel pagi. Tiba-tiba ada seseorang laki-laki masuk ke Mapolsek dengan mengacungkan senjata tajam dan mencoba menerobos barisan apel pagi. Anggota polisi yang melihat kejadian itu langsung menghindar. Namun, tiba-tiba pria tersebut meledakkan diri hingga tewas. 

Dalam kejadian itu, tiga anggota polisi mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Polri. 

Baca Juga: Bom Meledak di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Diduga Aksi Bom Bunuh Diri

"Seketika para anggota menghindar kemudian ada ledakan. Sekarang pelaku membawa bom meninggal dunia di lobi polsek. Tiga orang anggota kami mengalami luka-luka, sekarang dirawat di Rumah Sakit Polri," ujar Aswin, dikutip dari Kompas TV. 

Aswin mengatakan, akses ke Mapolsek Astana Anyar ditutup dalam radius 200 meter dan sudah dipasangi garis polisi. Tim Penjinak Bom Mapolda Jabar juga sudah berada di Mapolsek Astana Anyar. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mendatangi lokasi meminta warga Bandung dan Jabar untuk tetap tenang karena situasi telah ditangani pihak kepolisian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjagaan Polres Depok Diperketat Imbas Bom Bunuh Diri di Astanaanyar"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru