Peristiwa

Pegakuan Wagub DKI, ada masalah terkait pendataan penerima vaksin Covid-19

Selasa, 16 Februari 2021 | 04:37 WIB Sumber: Kompas.com
Pegakuan Wagub DKI, ada masalah terkait pendataan penerima vaksin Covid-19

ILUSTRASI. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, saat ini, terjadi permasalahan terkait pendataan penerima vaksin Covid-19 di Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat ini, terjadi permasalahan terkait pendataan penerima vaksin Covid-19 di Jakarta. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Di data kami harus perbaiki. Ini memang permasalahan kami," kata Riza dalam tayangan program bertajuk Aiman di Kompas TV, Senin (15/2/2021). 

"Tidak mudah memang memperbaiki data seperti membalikan tangan, butuh kejujuran kita," ujar dia. 

Untuk itu, Riza mengatakan akan mengecek kembali, mendata, serta meregistrasi seluruh penerima vaksin Covid-19. 

Baca Juga: Orang yang sudah divaksin Covid-19 masih mungkin tertular, ini penjelasan Kemenkes

"Semua yang datang (menerima vaksin Covid-19) harus tervalidasi dan terinformasikan melalui layanan digital, itu kan konsep awal," ujar dia. 

Dia mengimbau warga untuk bersabar sebab prioritas penerima vaksin Covid-19 kini adalah tenaga kesehatan. 

"Kami ajak masyarakat Jakarta untuk jujur, beri kesempatan pada tenaga kesehatan karena mereka yang paling berisiko. Yang lain, selagi menunggu giliran laksanakan 3M dan protokol kesehatan," lanjutnya. 

Baca Juga: Wujud kehati-hatian, ini aturan vaksinasi Covid-19 bagi lansia

Ia menyatakan akan meningkatkan sistem digital dan pegawasan petugas demi mencegah kekeliruan dalam vaksinasi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Riza sehubungan dengan kasus vaksinasi Covid-19 yang diterima influencer yang juga dikenal sebagai crazy rich Jakarta, Helena Lim. 

"Kejadian Helena jadi pelajaran kita semua, masyarakat jangan egois, beri kesempatan pada tenaga kesehatan. Pada saatnya, kita akan dapat," tandasnya.

Helena Lim menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, pada 8 Februari lalu Pengalaman vaksinasi tersebut ia rekam dan publikasilan melalui akun instagramnya @helenalim988. 

Helena merekam kegiatannya sejak mengantre, menunggu giliran disuntik, hingga akhirnya menerima vaksin Covid-19 tersebut. Hal ini segera mendapat perhatian warganet. Pasalnya, Helena diduga bukan merupakan tenaga kesehatan yang menjadi prioritas pertama penerima vaksin Covid-19 saat ini. 

Riza menyebutkan bahwa patut diduga adanya pelanggaran hukum pada kasus vaksinasi Covid-19 terhadap Helena.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wagub DKI Akui Ada Masalah Terkait Pendataan Penerima Vaksin Covid-19"
Penulis : Sonya Teresa Debora
Editor : Egidius Patnistik

 

Baca Juga: Pemerintah masih menggodok regulasi pelibatan swasta dalam vaksinasi Covid-19

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru