JAKARTA. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengimbau para pemudik dari arah Jawa Tengah tidak hanya masuk melalui pintu Tol Brebes Timur saat arus balik nanti.
Menurutnya, jika pemudik masuk dari pintu Tol Brebes Timur akan berdampak pada penumpukan di jalur Tol Cipali. Budi mengatakan, pemudik bisa menggunakan jalur alternatif selain Jalur Tol Brebes yang terhubung dengan Tol Cipali.
"Pemudik mohon tak hanya gunakan jalan tol Cipali," ujar Agung di kantor NTMC Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/7).
Menurut Agung, ada sejumlah jalan alternatif yang bisa dlintasi pemudik. Jalur alternatif itu merupakan jalur yang biasa dilintasi kendaraan sebelum Tol Cipali beroperasi. "Gunakan jalur lain termasuk jalur Selatan di Ciamis, Tasik, Garut dan Nagreg sampai Bandung termasuk jalur Pantura yang lama," kata dia.
Agung berharap pemudik dapat menaati imbauan ini. Pasalnya, infrastruktur di Tol Cipali belum sepenuhnya lengkap. Beberapa infrastruktur penting belum rampung di tol tersebut. "Tol baru belum didukung SPBU. Kami sarankan (lewat jalur alternatif) itu," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Bagian Operasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Komisaris Besar Pol Benyamin mengatakan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 9 dan 10 Juli 2016 (H+2 dan H+3).
Menurut Benyamin, kemacetan akan terjadi di Kota Tegal hingga pintu masuk Tol Brebes Timur. Kemacetan terjadi karena banyak pengendara yang mampir ke kios-kios penjual oleh-oleh.
"Kemudian ada yang akan berhenti untuk makan sebelum masuk tol, isi BBM sebelum masuk tol," ujar Benyamin, di NTMC Polri, Jakarta, Senin (4/7).
Selain itu, sebelum Pintu Tol Brebes Timur juga ada Simpang Maya. Perempatan lalu lintas ini juga akan membuat kendaraan memumpuk di dalam kota. Meskipun demikian, kemacetan hanya terjadi di dalam wilayah Brebes, sebelum pintu Tol Brebes Timur.
"Karena setelah masuk pintu Tol Brebes Timur, mereka (kendaraan) bablas," kata dia. Mengantisipasi persoalan itu, kepolisian sudah menyiapkan skema contra flow yang akan diterapkan dsri arah Simpang Maya hingga ke Pintu Tol Brebes.
Benyamin menambahkan, kemacetan juga akan terjadi di pintu Tol Cikarang Utama yang juga terintegrasi dengan Jaur Tol Cipali. Pasalnya, kendaraan akan banyak menumpuk saat akan membayar tol.
"Di pintu Tol Cikarang Utama itu bukan hanya ada kendaraan dari Brebes Timur saja. Tetapi, kendaraan dari Bandung juga kan keluar dari pintu itu," paparnya.
Selain itu, sejumlah tempat peristirahatan yang ada di sepanjang jalur Tol juga akan terjadi penumpukan kendaraan. Akibatnya, membuat kemacetan di jalur tol. "Antisipasi kemacetan akan diterapkan kontra flow," kata dia. (Fachri Fachrudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News