Jawa Tengah

Perkantoran swasta di Solo ditutup sementara karena menjadi klaster baru Covid-19

Senin, 19 Oktober 2020 | 15:51 WIB Sumber: Kompas.com
Perkantoran swasta di Solo ditutup sementara karena menjadi klaster baru Covid-19

ILUSTRASI. COVID-19. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


KONTAN.CO.ID - SOLO. Perkantoran swasta yang bergerak di bidang jasa keuangan di Kelurahan Tipes, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah menjadi klaster baru penularan virus corona. 

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, telah menutup sementara operasional kantor tersebut untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 agar tidak meluas. Pihaknya juga telah mensterilkan area kantor tersebut dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan.   

"Langsung di-lockdown. Tutup dulu (operasionalnya). Isolasi mandiri. Di sana disterilkan," kata Rudy di Solo, Jawa Tengah, Senin (19/10/2020). 

Perkantoran swasta itu diketahui menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 setelah ada 13 orang karyawan terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Ke-13 karyawan tersebut merupakan tracing kontak dari tiga karyawan positif Covid-19 sebelumnya yang juga masih satu kantor. 

"13 orang yang positif Covid-19 ini tersebar di beberapa kelurahan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih. 

Baca Juga: Indikator kinerja sektor perekonomian bergerak variatif di bulan September 2020

Menurut Siti, 13 orang positif Covid-19 dari klaster perkantoran ini diketahui hasilnya pada Minggu (18/10/2020). Mereka yang positif tersebut di antaranya ada dari Mojosongo, Nusukan, Purwosari, Joglo, Joyosuran, Panularan dan lainnya. "Kita terus melakukan tracing kontak dari 13 orang positif Covid-19," ujar Siti. 

Lurah Tipes, Suharudi menambahkan, awalnya ada satu karyawan di perkantoran swasta Kelurahan Tipes yang dinyatakan terinfeksi virus corona. Setelah ditracing dan pemeriksaan swab terdapat penambahan dua orang positif Covid-19. 

Dari kontak dua orang positif Covid-19, ada 18 orang karyawan yang di-swab. Dari 18 orang yang dilakukan pemeriksaan swab tersebut, hasilnya keluar ada 13 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. "Akhirnya semua ditracing. Kemarin di tes itu yang positif 13 orang dari 18 orang yang di-swab. Sehingga total ada 16 yang positif," terangnya. 

Perkantoran swasta itu ditutup sementara untuk sterilisasi. Penutupan perkantoran swasta berlangsung hingga karyawan yang positif dinyatakan sembuh dan tidak ada lagi yang tertular. "Ditutup hari ini dan dilakukan penyemprotan," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19, Perkantoran Swasta di Solo Ditutup Sementara untuk Sterilisasi"

Selanjutnya: Cegah penyebaran Covid-19, Mendagri sarankan masyarakat di zona merah tidak mudik

 

Editor: Handoyo .


Terbaru