Peristiwa

Pertamax Naik, Pesan Sultan HB X: Jangan Hidup Boros

Senin, 15 Juni 2026 | 18:14 WIB
Pertamax Naik, Pesan Sultan HB X: Jangan Hidup Boros

ILUSTRASI. Sri Sultan HB X (TRIBUN JOGJA/Bramasto Adhy)


Sumber: Kompas.com  | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Beberapa hari lalu harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi resmi naik.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X berpesan kepada masyarakat agar tak hidup boros saat kondisi ekonomi seperti saat ini, terlebih jika gaji atau pendapatan tak mengalami kenaikan.

“Kalau saya ya kita jangan hidup boros kondisi kalau penghasilannya tetap ya dijaga kebutuhan itu jangan di luar kemampuan,” kata Sultan, Senin (15/6/2026).

Sultan juga berpesan kepada warga agar tak boros dalam memiliki aset yang tidak diperlukan.

Baca juga: Sopir Bentor Pulau Tidung Menjerit gara-gara Pertamax, Putar Otak agar Tak Merugi

“Hidup boros untuk apa, beli boros untuk apa, punya aset yang gak perlu untuk apa,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah telah resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dari awalnya Rp 12.300 menjadi Rp 16.250.

Kenaikan harga ini mendapatkan ragam tanggapan dari masyarakat ekonomi kelas menengah di Kota Yogyakarta. Mereka mengaku tak siap dengan kenaikan harga Pertamax.

Baca Juga: Demo Besar di Jakarta! Ini Daftar 20 Tuntutan Mahasiswa yang Jadi Sorotan

Tanggapan warga pengguna Pertamax

“Saya sebenarnya siap harga Pertamax naik saya kira naik dari Rp 12.300 ke Rp 13.000 lah. Kalau naiknya jadi Rp 16.250 ya gak siap,” ujar warga Kota Yogyakarta, Rama, Rabu (10/6/2026).

“Tahunya baru tadi pagi, gak bisa berkata-kata lagi naiknya jadi Rp 16.250,” katanya.

Rama selalu membeli Pertamax sebesar Rp 50.000. Dengan biaya tersebut, biasanya ia gunakan untuk 3 hari.

“Biasanya lima puluh ribu 3 hari, kalau kurang dari itu berarti boros banget harus direm nih,” katanya.

Setelah kenaikan harga Pertamax ia mengaku tidak akan menambah uang untuk membeli BBM karena ia sudah menganggarkan Rp 50.000 untuk tiga hari.

Kurangi aktivitas penggunaan BBM

Warga Yogyakarta, Hari, mengatakan ia mengaku maklum harga Pertamax naik karena melihat kondisi ekonomi saat ini.

“Maklum mau gimana lagi mau gak mau ya menyesuaikan,” kata dia.

Hari mau tak mau meningkatkan biaya BBM ke depannya yang awalnya Rp 50.000 untuk 3 hari ke depannya akan meningkat jadi Rp 60.000.

Tonton: Heboh Harga Asli Pertalite Ternyata Lebih Mahal dari Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina

“Naik paling jadi Rp 60.000, kurangi aktivitas pakai motor biasanya ke angkringan pakai motor sekarang ya pakai sepeda,” katanya.

Sumber: https://yogyakarta.kompas.com/read/2026/06/15/172222178/pesan-gubernur-diy-sultan-hb-x-saat-pertamax-naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru