Pesona kota Medan menjadi tujuan MICE di Pulau Sumatra

Minggu, 06 Desember 2020 | 16:30 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Pesona kota Medan menjadi tujuan MICE di Pulau Sumatra

ILUSTRASI. Seorang warga melintas di depan Istana Maimoon Medan, Sumatera Utara, Kamis (19/3/2020).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Medan adalah kota yang mengalami perkembangan dan modernisasi cukup pesat dibandingkan kota-kota besar lainnya di Sumatra. Ibukota Provinsi Sumatra Utara ini bahkan menjadi epicentrum pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatra.

Sejak tahun 2011, Medan ditetapkan Pemerintah Indonesia sebagai “Kota Metropolitan Baru” sekaligus sebagai salah satu dari tujuan utama wisata Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di Tanah Air.

Mengutip siaran pers Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Minggu (6/12), seiring dengan ditetapkannya Medan sebagai kota metropolitan strategis, Medan juga menjadi prime mover bagi pengembangan usaha dan industri MICE di kawasan barat Indonesia.

Pembangunan MICE di Medan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak terutama sektor tersier yang meliputi perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan, komunikasi, persewaan, dan jasa. Hal tersebut menjadi landasan bagi perkembangan industri MICE di Kota Medan.

Baca Juga: AirAsia tingkatkan frekuensi terbang ke Lombok

Tidak hanya itu saja, pertumbuhan MICE signifikan terlihat dengan hadirnya banyak usaha jasa konvensi, pengatur perjalanan intensif, dan penyelenggara dan perencanaan pameran, penyediaan fasilitas, jasa pelayanan, jasa penyelenggaraan konvensi, perjalanan intensif, dan pameran.

"Apalagi, pasar kegiatan MICE di Medan cukup besar karena kota ini memiliki Kawasan Industri Baru (KIB) di Kecamatan Medan Labuhan, Kawasan Industri Medan (KIM) dekat Pelabuhan Belawan, dan Perkampungan Industri Kecil (PIK) di Kecamatan Medan Denai," tulis rilist tersebut.

Fasilitas MICE di Medan yang terus berkembang dengan pesat telah mendorong banyak orang dan investor untuk berkunjung ke kota ini dalam rangka tujuan wisata maupun bisnis.

Oleh karena itu, berbagai kegiatan MICE banyak digelar di kota ini seperti meeting perusahaan, kunjungan kerja, rapat organisasi, reuni, acara peresmian, launching produk, field trip, survey lokasi, acara perpisahan pelajar, aneka lomba, hingga acara ulang tahun.

Kota ini juga menjadi tujuan wisata perjalanan insentif karena menjadi gerbang ke berbagai tujuan wisata memukau seperti Danau Toba, Tangkahan, Bukit Lawang serta Berastagi. Oleh karena itu, Pemerintah mengembangkan aksesibilitas yang terintegrasi untuk menunjang pengembangan pariwisata terutama wisatawan MICE.

Baca Juga: Liburan aman dari corona, wisata virtual ke museum saja

Editor: Noverius Laoli
Terbaru