kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Polda Metro sebut tidak ada pengamanan khusus dalam pelaksanaan reuni 212


Jumat, 29 November 2019 / 19:38 WIB
Polda Metro sebut tidak ada pengamanan khusus dalam pelaksanaan reuni 212
ILUSTRASI. Peserta mengikuti Aksi 299 yang diprakarsai Presidium Alumni 212 di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/9). Aksi yang diikuti ribuan peserta tersebut menuntut penghapusan Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan men

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan, tidak ada pengamanan khusus pada acara Reuni 212 yang rencananya diselenggarakan di kawasan Monas pada 2 Desember 2019. 

"(Reuni 212) itu hal biasa, pengamanannya juga biasa saja. Enggak ada (antisipasi masyarakat dari luar kota). Ini pengamanan biasa saja yang tidak ada penyekatan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/11). 

Baca Juga: Ini pesan Ma'ruf Amin menjelang Reuni 212 di Monas

Kendati demikian, belum ada informasi terkait surat izin Reuni 212 tersebut. Menurut Yusri, surat izin penyelenggaraan kegiatan itu akan dikeluarkan oleh Bareskrim Polri. "Izinnya masih kita tunggu dari Mabes Polri karena kita kan Polres dan Polda Metro Jaya merekomendasikan ke Mabes Polri," ungkap Yusri. 

Sebagai informasi, Reuni 212 diselenggarakan untuk memperingati aksi unjuk rasa yang memprotes kasus penodaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok). 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau Reuni 212 tidak diselenggarakan kembali pada tahun ini. Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Cholil Nafis mengatakan, Reuni 212 tidak perlu diselenggarakan karena Ahok telah menyelesaikan proses hukumnya. 

Baca Juga: DPRD DKI: Dana talangan uang muka rumah DP Rp 0 dipotong karena banyak unit kosong

Cholil menyarankan kegiatan Reuni 212 diganti dengan acara maulid Nabi Muhammad SAW untuk memotivasi masyarakat lebih mencintai Rasul. 

"(Reuni 212) enggak perlu (dilaksanakan), enggak penting. Jangan sampai menjadi kegiatan rutin keagamaan setiap tahun. 212 kan hanya peristiwa hukum, politik, yang hukumnya sudah selesai, dijalani hukumannya, dan politiknya sudah selesai," kata Cholil saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (26/11). (Rindi Nuris Velarosdela)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polda Metro: Tak Ada Pengamanan Khusus Reuni 212"



Video Pilihan

TERBARU

×