KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyinggung dampak konflik global yang terjadi di Timur Tengah terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
Hal itu disampaikan Pramono di depan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) saat keduanya menghadiri acara buka puasa bersama di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan, Senin (9/3/2026).
Ia menilai, perang yang melibatkan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat berpotensi menimbulkan tekanan besar, mulai dari kenaikan harga barang hingga kurs mata uang.
“Saudara-saudara sekalian, karena sekarang ini kondisi global sedang tidak baik-baik saja, kita semua harus berpikir untuk bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa itu tetap kuat,” kata Pramono, Senin.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Palu Hari Ini Senin (9/3), Puasa 19 Ramadan 1447 H
Ia mengaku setiap kali bertemu dengan JK, pembicaraan yang muncul kerap berkaitan dengan dinamika global dan dampaknya terhadap Indonesia.
"Hari ini harga minyak dunia mengalami kenaikan yang tinggi sekali. Dengan perang yang terjadi sekarang ini, kita akan melalui masa-masa yang harus kita rawat bersama-sama,” kata dia.
Pramono menilai situasi global tersebut menuntut adanya kebersamaan dan gotong royong agar Indonesia mampu menghadapi tekanan yang mungkin muncul.
“Maka untuk itu, kebersamaan, gotong royong, saling mempercayai, itu termasuk menjadi kata kunci bagaimana kita sebagai bangsa besar menghadapi ini,” kata Pramono.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjaga stabilitas dan kewaspadaan menghadapi situasi global yang tidak menentu.
“Kembali pada kondisi yang sedang tidak baik-baik ini, sekali lagi saya minta seluruh jajaran di Wali Kota Jakarta Barat, Forkopimda, mari kita jaga bersama. Karena kondisi ini kalau perangnya lama pasti pengaruhnya besar,” ucap Pramono.
Ia menjelaskan konflik yang berkepanjangan dapat memicu perubahan signifikan pada rantai pasok global.
Dampaknya, harga barang dan jasa berpotensi meningkat.
“Kenapa pengaruhnya besar? Supply chain-nya akan mengalami perubahan yang signifikan. Pasti akan mengakibatkan barang dan jasa juga akan naik. Kursnya juga pasti akan naik dan ini akan memberikan tekanan kepada APBN kita,” ungkap Pramono.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Makassar Hari Ini (9/3), Puasa Ramadan 1447 H
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/09/20313271/di-hadapan-jk-pramono-ingatkan-dampak-konflik-timur-tengah-pada-ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News