Rekor baru Covid-19 di Jakarta, ini pesan Gubernur Anies

Minggu, 20 Juni 2021 | 08:39 WIB Sumber: Kompas.com
Rekor baru Covid-19 di Jakarta, ini pesan Gubernur Anies

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. DKI Jakarta kembali mencatat rekor penambahan kasus Covid-19 harian pada Sabtu (19/6) dengan 4.895 kasus positif harian.

Ini merupakan angka tertinggi kasus harian Covid-19 di Jakarta sejak pandemi Covid-19 dimulai pada Maret 2020. 

Lonjakan kasus Covid-19 ini membuat angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta berada di angka 468.447 kasus. Sedangkan kasus aktif berada di angka 27.112 kasus. Untuk kasus meninggal dunia tercatat sebanyak 7.836 kasus. 

Lonjakan kasus Covid-19 di atas 4.000 di Jakarta bukan hanya terjadi satu kali. Lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta tercatat terjadi mulai Kamis (17/6) lalu. 

Saat itu, angka kasus harian bertambah 4.144. Kemudian disusul pada hari Jumat (18/6) tercatat 4.737 penambahan kasus baru. 

Pada hari Jumat, juga dicatat angka kasus kematian harian tertinggi kedua sejak pandemi Covid-19 di Jakarta, yaitu 64 kasus kematian dalam sehari. 

Baca Juga: Sehari tambah 12.906 kasus Covid-19, beban nakes di Indonesia meningkat pesat

Kapasitas ruang isolasi menipis 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mulai menipis. Penyebabnya tak lain adalah lonjakan kasus penularan Covid-19 yang masif di wilayah Jakarta. 

"Kita tahu sekarang kapasitas di rumah sakit sudah makin terbatas. Jangan sampai tertular," kata Anies, Sabtu. 

Dia menegaskan agar masyarakat mengurangi mobilitas saat akhir pekan, agar tidak menyesal karena terpapar Covid-19. 

"Hindari bepergian yang tidak perlu, nanti menyesal!," kata Anies. 

Dia juga meminta agar warga Jakarta bisa beraktivitas di rumah saja bersama keluarga. Agar terhindar dari penyebaran Covid-19. (Singgih Wiryono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal".

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru