kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sehari menjelang Idul Fitri, pasokan listrik di Sumatera dan Kalimantan diklaim aman


Sabtu, 23 Mei 2020 / 16:20 WIB
Sehari menjelang Idul Fitri, pasokan listrik di Sumatera dan Kalimantan diklaim aman
ILUSTRASI. Siaga Listrik. KONTAN/Baihaki/18/10/2019

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan data Posko Nasional Sektor ESDM Idulfitri 1441 H subsektor Ketenagalistrikan pada 23 Mei 2020, pasokan listrik di Pulau Sumatera dan Kalimantan dilaporkan dalam kondisi aman.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan, pihaknya menyiagakan sekitar 2.000 personil siaga di Sumatera dan Kalimantan serta peralatan untuk menunjang siaga listrik Idul Fitri.

Baca Juga: Ini jadwal operasional beberapa bank selama libur Lebaran

Ia menerangkan, berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, kondisi alam menjadi faktor gangguan di beberapa sistem kelistrikan Sumatera dan Kalimantan. Namun, kata Wiluyo, pihaknya sudah melakukan antisipasi berupa pemeliharaan jaringan seperti menebang pohon yang dapat mengganggu jaringan transmisi dan distribusi.

Selain itu, PLN juga fokus pada transmisi dan pembangkit untuk menjaga betul agar diantisipasi dan tidak menimbulkan gangguan yang luas. "Ada kejadian tahun lalu saat malam takbiran ditemukan tower listrik dipotong dan menyebabkan padam di sejumlah daerah. Untuk mengantisipasinya, tahun ini kita siapkan tower emergency agar jika terjadi kejadian serupa dapat segera dilakukan recovery," ujar Wiluyo dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5).

Terkait beberapa kejadian khusus yang dilaporkan oleh posko Idul Fitri di Sumatera, seperti banjir bandang di Takengon, Aceh Tengah, gangguan penyulang oleh layang-layang dan pohon tumbang, serta kejadian angin puting beliung, Wiluyo menyampaikan bahwa kejadian-kejadian khusus tersebut telah mendapatkan penanganan dan pasokan listrik telah normal.

Sementara di Kalimantan terdapat kejadian khusus yang dilaporkan Posko, yaitu terjadinya gangguan karena bencana alam dan gangguan pembangkit listrik. Wiluyo mengatakan bahwa penormalan terus dilakukan secara bertahap sehingga kondisi kelistrikan yang terdampak berangsur pulih.

Baca Juga: Konsumsi listrik turun, kelangsungan bisnis PLN Jakarta Raya terancam

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi menyampaikan apresiasi, lantaran di tengah pandemi Covid-19, beberapa sistem kelistrikan seperti Aceh, Lampung, Kalimantan Barat dan Kalimatan Selatan Tengah masih menunjukkan pertumbuhan konsumsi listrik yang positif.

Hendra berpesan agar seluruh jajaran PLN tetap semangat dalam memberikan layanan, khususnya di tengah Pandemi Covid-19. Ia juga berpesan layanan kelistrikan kepada seluruh masyarakat menjadi prioritas, salah atunya di daerah perbatasan negara. "Kami juga meminta PLN untuk memperhatikan kondisi kelistrikan di Kalimantan, khususnya terkait dengan perbatasan negara,"kata Hendra.

Adapun secara keseluruhan, kondisi kelistrikan di Sumatera dalam kondisi aman, hanya saja sistem Bangka Belitung tercatat berstatus siaga pada periode beban puncak malam tanggal 16, 18, 19 dan 20 Mei. Sementara itu kondisi kelistrikan di Kalimantan pada periode 17 - 22 Mei 2020 secara umum terpantau dalam kondisi aman.



TERBARU

[X]
×