Sejumlah Regulasi Digodok Guna Optimalkan Pembangunan di Jakarta Timur

Sabtu, 23 April 2022 | 20:38 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Sejumlah Regulasi Digodok Guna Optimalkan Pembangunan di Jakarta Timur

ILUSTRASI. Suasana saat acara Ground Breaking Marketing Boutique Bukit Podomoro Jakarta di Jakarta Timur (2/10).


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Kota Jakarta Timur mendukung upaya PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengembangan hunian premium Bukit Podomoro Jakarta. Karenanya, sejumlah regulasi kini juga telah digodok untuk mengoptimalkan pembangunan di Jakarta guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Timur Widodo Soeprayitno menjelaskan saat ini Pemda DKI Jakarta tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang memberi peluang untuk pengembangan kawasan pemukiman lebih luas di Jakarta.

Menurutnya, hal itu untuk mendorong pengembangan di Jakarta maka dibuat regulasi yang lebih ramah. "Ini dilakukan sebagai evaluasi untuk lebih mengembangkan DKI Jakarta dan termasuk Jakarta Timur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/4).

Baca Juga: Bisnis Properti Mulai Pulih, SMRA Meraih Penjualan Rp 1,4 Triliun di Kuartal I-2022

Apalagi, Jakarta Timur disebutnya menjadi wilayah yang paling potensial untuk mengembangkan wilayah pemukiman. Sebab, Jakarta Timur merupakan kotamadya terluas di DKI Jakarta, meskipun kepadatan penduduk DKI Jakarta justru menjadi yang paling sedikit berkisar 14 ribu jiwa per km2.

Untuk mendorong pertumbuhan, Widodo turut menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur khususnya di Jakarta salah satunya memang mengarah ke timur. Ini dilakukan guna mengoptimalkan koneksi Jakarta Timur dengan wilayah-wilayah sekitar, yang selama ini sebenarnya relatif terputus.

Infrastruktur seperti Tol Becakayu, LRT Cawang-Bekasi, hingga lintasan ganda (double track) kereta api commuter line kini tengah didorong Pemda DKI Jakarta, maupun pemerintah pusat.

Pemda DKI Jakarta juga kini tengah menggeber pembangunan jalan layang non tol alias fly over, maupun jalan bawah tanah atau underpass untuk mengurai simpul-simpul kemacetan guna mempermudah akses dari dan menuju Jakarta Timur. Misalnya Flyover Kampung Melayu-Tanah abang; Fly Over Bekasi-Cakung; juga Underpass Matraman.

Chief Marketing Officer Bukit Podomoro Jakarta Zaldy Wihardja menambahkan, pembangunan kawasan hunian mewah dapat mendorong pengembangan wilayah lebih cepat. Sebab akan memicu perputaran uang di satu wilayah serta mendorong dan menciptakan sektor-sektor ekonomi anyar.

Baca Juga: Melihat Prospek Hunian Premium di Wilayah Jakarta Timur

Bukit Podomoro Jakarta dibangun dengan konsep The First Five Stars Residence di Jakarta Timur dengan menggandeng konsultan lansekap internasional Palmscape asal Singapura. Ditopang oleh infrastruktur modern seperti sistem drainase sehingga bebas banjir, jaringan listrik bawah tanah, fiber optik.

Tambahnya, Bukit Podomoro Jakarta juga akan membangun business park yang diproyeksikan sebagai area komersial terlengkap dan termewah di Jakarta Timur.

"Kehadiran business park juga kami harapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Jakarta Timur sekaligus bisa langsung memberikan efek domino kepada pertumbuhan ekonomi di Jakarta Timur,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru