kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Sementara, Kebun Binatang Bandung tidak menerima pengunjung dari luar Jabar


Sabtu, 27 Juni 2020 / 20:58 WIB
Sementara, Kebun Binatang Bandung tidak menerima pengunjung dari luar Jabar
ILUSTRASI. Bandung Zoo, Bandung, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Setelah ditutup beberapa bulan karena pandemi Covid-19, Bandung Zoological Garden (Bazooga) atau Kebun Binatang Bandung kembali dibuka, Sabtu (27/6/2020). 

Marketing Komunikasi Bazooga Sulhan Syafi'i mengatakan bahwa pembukaan ini sesuai dengan keputusan Pemerintah Kota Bandung yang diterima manajemen Bazooga pada Kamis (25/6/2020). "Bazooga dibuka dengan memperketat protokol kesehatan," kata Sulhan di Kebun Binatang Bandung, Sabtu.

Baca Juga: Ini penjelasan Khofifah soal kasus Covid-19 di Jawa Timur tertinggi di Indonesia

Sulhan menyebut, sebelum kembali beroperasi, para petugas Bazooga melakukan bersih-bersih massal hingga persiapan dengan menyediakan fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan. Bazooga merupakan yang terakhir dibuka setelah Lembang Park and Zoo di kabupaten Bandung Barat, Taman safari di Bogor, dan taman hewan Cikembulan di Garut. 

Dengan dibukanya kembali kawasan wisata tersebut, pihaknya berharap masyarakat kembali bisa menikmati satwa-satwa yang ada di Bazooga. Pengunjung pun bisa kembali menikmati atraksi satwa atau animal show yang dilaksanakan setiap hari. Meski begitu, menurut Sulhan, pengunjung diharapkan mematuhi protokol kesehatan selama berada di kawasan Bazooga. 

"Protokol kesehatannya cukup ketat, di pintu masuk saja pengunjung sebelum masuk diminta sekuriti untuk mencuci tangan, lalu diperiksa suhu tubuh, hingga wajib menggunakan masker di area Bazooga," kata Sulhan. 

Selain itu, pengunjung yang diperbolehkan masuk ke Bazoga untuk sementara ini hanya warga Jabar saja. "Hanya warga yang ber-KTP jabar saja, di luar itu maaf, kami belum terima warga non Jabar," ucap Sulhan. 

Baca Juga: Syarat perjalanan luar kota lebih longgar, hasil rapid test PCR kini berlaku 14 hari




TERBARU

[X]
×