Jabodetabek

Setahun Pimpin Jakarta, Pramono dan Rano Akui Tiga Masalah Utama Belum Tuntas

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:17 WIB
Setahun Pimpin Jakarta, Pramono dan Rano Akui Tiga Masalah Utama Belum Tuntas

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (dok/Humas DKI) Setahun memimpin, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI akui ada tiga persoalan utama di Jakarta yang belum sepenuhnya terselesaikan.


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Setahun memimpin ibu kota, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, mengakui ada tiga persoalan utama di Jakarta yang belum sepenuhnya terselesaikan. 

Ketiga persoalan itu yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan. Hal itu disampaikan Rano saat acara “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026). 

“Kita sangat sadar, tiga masalah besar yang ada di Jakarta, pertama adalah banjir, kedua adalah kemacetan, ketiga adalah kemiskinan,” ujar Rano, Jumat.

Rano menjelaskan, tahun pertama kepemimpinan difokuskan pada program percepatan atau quick win. 

Dari 40 program yang dicanangkan, ia mengeklaim sekitar 97 persen telah diselesaikan. Namun, ia mengakui capaian tersebut belum terasa maksimal karena pemerintah masih berada pada tahap peletakan fondasi kebijakan.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Banda Aceh Jumat (20/2): Cek Waktu untuk Adzan Maghrib Hari Ini

“Memang tadi saya sama Pak Gub sendiri bertanya. Enggak berasa ya sudah satu tahun, Bang. Kayaknya kita belum mulai apa-apa ini. Kita baru mengerjakan yang kita bilang Quick Win Program. Dari 40 program, alhamdulillah mungkin 97 persen selesai,” ucap Rano. 

Ia menegaskan, periode 2025 menjadi fase awal percepatan program prioritas, sementara tahun 2026 menjadi tahap penting karena pemerintah mulai menjalankan agenda pembangunan secara penuh melalui perencanaan anggaran daerah. 

“Tahun 2026 ini, ini adalah APBD kami. Di sinilah kami baru menyusun program,” katanya. 

Untuk mengatasi permasalahan banjir, Pemprov DKI mulai mengawali normalisasi dengan pembebasan lahan di sejumlah titik di bantaran Sungai Ciliwung. 

Rano meminta warga yang tinggal di bantaran sungai bekerja sama agar program pengendalian banjir dapat berjalan efektif. 

“Raya berharap masyarakat Ciliwung yang terkena, kita bisa bekerja sama. Artinya kalau kita enggak bisa kerja sama, sulit bagi kita untuk bisa menyelesaikan masalah banjir di Jakarta,” kata dia.

Untuk kemacetan, Pemprov DKI berencana menambah armada dan jalur transportasi umum. Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah sekitar Jakarta juga diperkuat dengan hadirnya Transjabodetabek.

Menurut Rano, kepadatan lalu lintas terutama terjadi pada jam sibuk pagi dan sore hari, sehingga penguatan layanan transportasi publik menjadi prioritas.

“Itulah makanya kenapa Pak Gub menyarankan akan mungkin menambah jalur. Yang kita tambah adalah armada dan jalur, kita bekerja sama dengan pemerintah daerah sekitar,” kata dia. 

Sementara itu, terkait kemiskinan, Pemprov DKI memberikan program transportasi gratis bagi 15 kelompok masyarakat. 

Meski gratis bagi warga, kebijakan tersebut disebut memerlukan subsidi besar dari pemerintah daerah. 

“Namun sesungguhnya, Pemerintah Jakarta mengeluarkan subsidi cukup besar. Itu adalah kecintaan Jakarta kepada warganya,” ungkap Rano. 

Dalam kesempatan yang sama, Pramono memaparkan sejumlah capaian, termasuk peningkatan peringkat global Jakarta serta pertumbuhan ekonomi daerah yang disebut lebih tinggi dibandingkan nasional. 

Ia menegaskan komitmen pemerintah mempertahankan program bantuan pendidikan dan sosial, serta melanjutkan pembangunan ruang terbuka hijau dan fasilitas publik, termasuk pengembangan kawasan seni di Taman Ismail Marzuki.

Pramono juga menekankan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada tahun-tahun berikutnya masa jabatan mereka. 

“Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Kami akan terus membangun Jakarta agar lebih aman, nyaman, dan mudah bagi warganya,” kata politikus PDI Perjuangan itu. 

Baca Juga: Puasa Ramadhan 2026: Ini Jadwal Buka Puasa & Adzan Magrib Bali Lengkap

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/02/20/18023381/setahun-pimpin-jakarta-pramonorano-akui-3-masalah-besar-belum-tuntas?page=2.

Selanjutnya: Transaksi Remitansi BSI Melesat 1,8 Juta Transaksi hingga Desember 2025

Menarik Dibaca: EdTech Ruangguru Gandeng Privy Maksimalkan Operasional Digitalisasi Tanda Tangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru