Siap Sambut Presiden China Xi Jinping Progres Kereta Cepat Jakarta Bandung Sudah 86%

Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:45 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Siap Sambut Presiden China Xi Jinping Progres Kereta Cepat Jakarta Bandung Sudah 86%


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program ambisius Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan proyek kereta cepat Jakarta Bandung tinggal menghitung hari.

Pemerintah merencanakan proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini bisa di uji coba pada Maret 2023 mendatang.

Target Kementerian Perhubungan jalur kereta api massal Jakarta Bandung ini bisa beroperasi pada Juni 2023 yang akan datang.

Melalui pernyataan tertulis Sabtu (1/10) Menteri Budi Karya Sumadi menyebutkan berdasarkan laporan dari data PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), progres proyek KCJB hingga akhir September 2022 sudah mencapai 86%. 

Pemerintah menargetkan proyek ini akan dilakukan uji coba pada Maret 2023 dan bisa beroperasi pada bulan Juni 2023.

Baca Juga: Jelang Kunjungan Dua Presiden, Menhub Cek Progres Pembangunan Kereta Cepat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sabtu (1/10), juga meninjau langsung perkembangan proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB).

Kunjungan Budi Karya ini dilakukan menjelang kunjungan Presiden RI Joko Widodo yang dijadwalkan akan mengajak Presiden China Xi Jinping meninjau proyek ini di sela pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada pertengahan November 2022 mendatang.

Rencananya kedua Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping akan meninjau proyek KCJB dengan menggunakan kereta inspeksi.
 
Menhub pada kunjungan kerjanya meninjau langsung Stasiun KCJB Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Budi menyebut beroperasinya kereta cepat ini akan menjadi kebanggaan Indonesia karena menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki kereta cepat.

Baca Juga: Ada Rencana, Jokowi Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bareng Xi Jinping
 
Saat ini Menhub meminta agar KCIC fokus untuk menyelesaikan pembangunan yang membentang dari Stasiun Halim - Stasiun Karawang - Stasiun Padalarang - Stasiun dan Depo Tegalluar, adalah dari Stasiun Halim Jakarta sampai dengan Stasiun Padalarang. 

Nantinya Stasiun Padalarang akan menjadi stasiun perjumpaan antara kereta cepat dengan kereta feeder KCJB yang akan menuju Stasiun Bandung.
 
"Kami menargetkan perjalanan kereta cepat dari Jakarta ke Bandung bisa ditempuh dalam waktu 52 menit. Dari Jakarta ke Padalarang selama 30 menit lalu dari Padalarang ke Bandung menggunakan kereta feeder selama 22 menit," ucap Menhub.
 
Sebelum meninjau proyek KCJB, Menhub juga meninjau pembangunan di Stasiun Padalarang  untuk memperlancar perjalanan kereta feeder KCJB dari Stasiun Padalarang – Stasiun Cimahi – Stasiun Bandung.

Baca Juga: Rangkaian Kereta Cepat Jakarta Bandung Dikirim ke Indonesia, November Tes Dinamis
 
Pemerintah tengah melakukan sejumlah pembangunan seperti: penataan rel (emplasemen) di stasiun-stasiun antara Padalarang – Bandung, dan penanganan perlintasan sebidang dengan membangun Flyover dan Jembatan Penyeberangan Orang di tiga titik yaitu di Ciroyom, Cimindi dan Pusdikpom, Cimahi.
 
Selain untuk kereta feeder KCJB, jalur Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung yang merupakan kawasan heritage ini juga dilalui oleh kereta api lokal Bandung Raya yang dioperasikan oleh PT KAI Commuter. 

Jalur KA Padalarang - Bandung ini melewati sejumlah stasiun yakni: Stasiun Gadobangkong, Stasiun Cimahi, Stasiun Cimindi, Stasiun Andir, Stasiun Ciroyom, dan Stasiun Bandung.
 
Komisaris PT KCIC, dan sejumlah pejabat terkai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar

Terbaru