Peristiwa

SMAN 1 Pontianak Tegaskan Tolak Lomba Cerdas Cermat Ulang, MPR ke Rapat Pimpinan

Jumat, 15 Mei 2026 | 16:54 WIB
SMAN 1 Pontianak Tegaskan Tolak Lomba Cerdas Cermat Ulang, MPR ke Rapat Pimpinan

ILUSTRASI. Anggaran Perbaikan Gedung Kura-kura DPR RI (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Hervin Jumar  | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Polemik pengulangan final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih bergulir. 

SMA Negeri 1 Pontianak menegaskan tidak akan ikut serta jika lomba diulang, sementara MPR RI menyatakan persoalan tersebut akan dibahas dalam rapat gabungan pimpinan pekan depan.

Sikap SMAN 1 Pontianak itu disampaikan langsung kepada pimpinan MPR saat pertemuan di Ruang Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/5/2026). 

Baca Juga: Rencana Aman? Intip Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Jumat, 15 Mei 2026

Pertemuan dihadiri Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Edy Soeparno, Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto, serta Sekretaris Jenderal MPR RI.

Ketua Badan Sosialisasi MPR, Abraham Liyanto, mengatakan jajaran pimpinan MPR telah menerima kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 1 Pontianak untuk mendengar langsung sikap sekolah terkait polemik final LCC.

“Kami bersama pimpinan MPR lainnya menerima pihak SMAN 1 Pontianak untuk mendengar langsung pandangan mereka mengenai persoalan ini,” ujar Abraham dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Menurut Abraham, MPR memahami keberatan yang disampaikan pihak sekolah. Namun, keputusan terkait nasib final LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat belum ditetapkan.

Ia menyebut pembahasan lanjutan akan dilakukan dalam rapat gabungan pimpinan MPR pada 18 Mei 2026.

“Persoalan ini akan kami bawa ke forum rapat pimpinan untuk didiskusikan lebih lanjut,” katanya.

Sebagai informasi, SMAN 1 Pontianak melalui pernyataan resmi tertanggal 14 Mei 2026 menegaskan langkah protes yang dilakukan sebelumnya bertujuan memperoleh kejelasan dan klarifikasi agar pelaksanaan lomba berjalan transparan, objektif, serta akuntabel.

Sekolah menyatakan upaya tersebut bukan ditujukan untuk menyerang atau menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun pihak tertentu. 

Baca Juga: Cuaca Sumut Hari Jumat (15/5): Hujan Ringan dan Berawan Dominasi Wilayah

SMAN 1 Pontianak juga menegaskan sejak awal tidak bermaksud membatalkan hasil lomba, melainkan hanya meminta penjelasan atas sejumlah poin yang dipersoalkan.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, dalam pernyataan tersebut menegaskan tetap menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan sekaligus mendukung penuh SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat pada LCC Empat Pilar tingkat nasional.

Hanya saja, sekolah memastikan tidak akan terlibat apabila final LCC diulang sebagaimana informasi yang sebelumnya disampaikan MPR RI.

“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang,” demikian isi pernyataan tersebut.

Sekolah juga menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang berkembang dan mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan dengan semangat kebersamaan serta saling menghargai. 

Di akhir pernyataan, SMAN 1 Pontianak berharap polemik ini dapat menjadi momentum menjaga iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan berintegritas.

Baca Juga: Cuaca Jabar: Bersiap Hujan Ringan-Sedang Jumat (15/5), Ini Detail Per Wilayah!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru