kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tangani tumpahan minyak di darat, Pertamina tambah oil boom


Senin, 19 Agustus 2019 / 22:20 WIB
Tangani tumpahan minyak di darat, Pertamina tambah oil boom
ILUSTRASI. Bersihkan rumpahan minyak ONWJ

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) terus berupaya minimalisasi  tumpahan minyak di Pesisir Pantai Karawang, Bekasi dan Kepulauan Seribu.

Walaupun penanganan di sumber tumpahan minyak cepat dilakukan, tetapi laju penyebaran tumpahan minyak ke pantai tak langsung berhenti.  Vice President Relations PHE  Ifki Sukarya mengatakan tim oil combat di darat pun bergerak dengan cepat untuk menghentikan laju penyebaran tumpahan minyak tersebut.

Untuk menangkap tumpahan minyak yang tak tertangkap di laut Oil boom pun dipasang di 8 titik di sepanjang garis pantai  yakni di Desa Cemara Jaya, Desa Sedari, Desa Tambak Sari, Desa Tanjung Pakis, Desa Pantai Bakti, Desa Sungai Buntu, Desa Sukajaya dan Kepulauan Seribu. Pertamina pun menambah oil boom tersebut.

Baca Juga: PHE ONWJ menggelar oil boom untuk tangani tumpahan minyak di darat

“Sebelumnya kami telah memasang oil boom sepanjang 3000 meter, kemudian menjadi 4000-an meter, kini kami tambah menjadi 5.865 meter," ujar Ifki seperti yang tertera dalam keterangan tertulis yang dikutip Kontan.co.id, Senin (19/8).

Menurut Ifki, pihaknya telah menerapkan strategi berlapis untuk mengatasi tumpahan minyak. Di Offshore, untuk menangani tumpahan minyak laut dilakukan melalui pengoperasian penampung fluida, berupa rubber boat yang ditempatkan di bawah Anjungan YYA.

Diadakan pula static oil boom lapis pertama dan lapis kedua bila ada tumpahan minyak yang tidak tertampung di rubber boat. Tak hanya itu, movable oil boom pun diadakan untuk mengejar minyak yang lolos.

Baca Juga: Pertamina dukung gerakan menghadap laut 2.0

Dalam menangani wilayah untuk penanganan di wilayah pesisir pantai, Oil Spill Combact Team (OSCT) PHE ONWJ bekerja sama dengan TNI dan Polri serta masyarakat pesisir. Per hari ini, terdapat 1.970 personel yang terlibat di darat maupun di laut dalam membersihkan tumpahan minyak.

Penanganan oil spill di sekitar anjungan YYA dan wilayah terdampak juga terus dipantau melalui patroli udara dan laut. Tak hanya itu, sebagai pelayanan masyarakat, PHE ONWJ pun membuka 9 posko pelayanan kesehatan.



TERBARU

[X]
×