kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45709,36   15,51   2.24%
  • EMAS908.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN -0.19%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.21%

Tarif MRT fase I, Bunderan HI-Lebak Bulus akan ditetapkan besok, Senin (25/3)


Minggu, 24 Maret 2019 / 11:52 WIB
Tarif MRT fase I, Bunderan HI-Lebak Bulus akan ditetapkan besok, Senin (25/3)

Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penetapan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) fase I, Bunderan HI-Lebak Bulus akan ditetapkan besok, Senin (25/3).

"Sidangnya (penetapan) hari Senin," katanya usai peresmian MRT di Kawasan Bunderan HI, Minggu (24/3). Adapun penetapan itu dilakukan bersama-sama dengan DPRD Jakarta.


Anies mengungkapkan, rata-rata tarif MRT ini berada di kisaran Rp 10.000. Tapi, jumlahnya disesuaikan per kilometernya. "Ya nanti misalnya ya, anda naik dari Fatmawati, turun di Setiabudi. Itu harganya berbeda dengan kalau dsri Fatmawati turunnya di Bundaran HI. Senin nanti diumumkan," jelas dia.

Meskipun begitu, ia bilang saat ini sudah ada kesepakatan nilai. "Sudah tapi kan belum diketok," tutur Anies. Hal yang sama juga dikatakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Sebagai gambaran, Prasetyo menjelaskan, maksimal tarif MRT Jakarta fase I ini mencapai Rp 16.000 per orang. "Kalai duduk masuk Rp 3.000 nih, nah per kilometernya Rp 1.000 kalo mau ke halte yang satunya lagi naik seribu. Jadi enggak langsung tek Rp 16.000," kata dia di acara yang sama.

Dengan jumlah tersebut, Pemprov Jakarta menimbang masyarakat masih mampu dan untuk membeli tiket. Sehingga, diharapkan bisa menekan dan mengurai masalah kemacetan.

"Jadi layak lah segitu supaya Jakarta agak lebar," tukas Prasetyo. Maka itu dengan nilai tarif tersebut Rp 10.000-16.000, subsidi yang diemban Pemprov juga masih besar yakni Rp 37.500 per tiket. "Pokonya tunggu Senin aja, diketok," ujar dia.



TERBARU

[X]
×