kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,75   16,61   2.47%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Teten Masduki pastikan tidak ada lagi impor cangkul


Senin, 03 Februari 2020 / 22:33 WIB
Teten Masduki pastikan tidak ada lagi impor cangkul
Menteri Koperasi dan UKM meninjau Koperasi Industri Kerajinan Rakyat, Industri Pande Besi dan Las (Kopinkra 18) Klaten, Jateng.

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memastikan, para perajin logam dan las di Pulau Jawa mampu memenuhi kebutuhan cangkul di dalam negeri. Teten menyebut Ia sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Perdagangan agar  impor cangkul tidak lagi diteruskan.

"Sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, tidak boleh lagi impor cangkul. Cangkul harus sudah selesai di era 2.0 bukan di 4.0 seperti sekarang. Saya juga sudah bicara dengan Menteri Perdagangan supaya tidak impor. Harus siap produksi sendiri," ucap Teten dalam siaran pers tertulis yang diterima Kontan.co.id, pada Senin (3/2).

Baca Juga: Kemenkop dan UKM minta ada pemetaan kebutuhan cangkul

Dalam tinjauan ke Koperasi Industri Kerajinan Rakyat, Industri Pande Besi dan Las (Kopinkra 18) Klaten, Jawa Tengahpada Senin 3 Februari 2020, Teten menyampaikan bahwa sudah berkoordinasi dengan Krakatau Steel untuk membantu ketersediaan bahan baku logam dan besi untuk cangkul.

"Sudah dikoordinasikan (dengan Krakatau Steel). Saya juga meminta harga yang kompetitif, buat perajin jangan dimahalin lah," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Teten juga menyampaikan bahwa dengan ketersediaan bahan baku, para pengrajin harus mampu membuat cangkul dengan kualitas baik hingga mampu bersaing dengan produk impor.

Baca Juga: Kemendag: Tidak ada impor cangkul

"Bapak-bapak harus bikin cangkul yang bagus ya. Jangan mudah rusak. Kalau kualitasnya jelek, tahun depan malah impor lagi. Sekarang harus bangga pakai produk dalam negeri," imbaunya.



TERBARU

[X]
×